Penandatangan Beasiswa RAPP
Peroleh Beasiswa, Mahadir Ingin Ubah Kehidupan Keluarga

beye | Pelalawan
Selasa, 19/07/2016 - 19:56:14 WIB
Belasan penerima beasiswa Instiper melakukan penandatangan perjanjian beasiswa di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (
PANGKALAN KERINCI (Lipo)-Untuk mengubah kehidupan keluarganya menjadi lebih baik, sejak dulu  Mahadir (20) memiliki niat dan keyakinan yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Walaupun, kedua orang tuanya tidak mempunyai biaya pendidikannya, pria asal Pulang Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti ini terus  belajar dengan giat hingga akhirnya berhasil memperoleh beasiswa dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) untuk berkuliah di Institut Pertanian Stiper (Instiper) Yogyakarta jurusan Ilmu Kehutanan, jurusan yang ia sukai karena langsung bersentuhan dengan alam.

Beasiswa tersebut diperolehnya dengan mudah. Saat pengumpulan berkas, Guru yang mengurus pindah tugas, sehingga berkas ini terbengkalai.

"Yang ikut dari sekolah saya, SMAN 1 Merbau berjumlah delapan orang dan kami semua mengantarkan berkas itu ke estate Pulau Padang karena guru kami yang mengurus berkas di sekolah pindah tugas. Setelah itu, saya langsung mempersiapkan diri dengan belajar dan berdoa. Saya pun mencari tahu bahan tes di Internet, seperti soal-soal. Ketika seleksi pun saya mengerjakannya semampu saya, tentu dengan harapan lulus," ujarnya.

Saat diberitahu lulus sebagai penerima beasiswa, Mahadir mengaku sedang berada di Mess Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) RAPP yang berlokasi di Town Site 2 seusai  seleksi, ia pun lansung mengirimkan kabar kepada orangtuanya bahwa  ia berhasil lulus untuk melanjutkan pendidikannya ke Instiper  Yogyakarta.

"Alhamdulilah kalau rezeki tidak kemana,  dan ketika lulus, saya langsung mengabari orang tua saya. Ibu saya langsung senang, tetapi beliau menangis karena saya akan kuliah di Pulau Jawa dan jauh dari keluarga sehingga saya terus meyakinkan beliau, karena ini untuk masa depan dan membantu adik-adik. Bagi saya, tidak ada perubahan tanpa pengorbanan," ujar anak ketiga dari  lima bersaudara ini.

Mahadir yang sehari-hari membantu orang tuanya di kebun karet dan mencari kayu bakar  ini mengaku ingin terus belajar dengan giat sehingga bisa lulus dengan cum laude dan bisa bekerja di RAPP setelah lulus nantinya. Agar ia dapat membantu orang tua untuk menyekolahkan adik-adiknya ke perguruan tinggi.

"Cita-cita saya ingin bekerja dan menjadi manajer di RAPP. Saya  ingin memberikan yang terbaik kepada orang tua dan pemberi beasiswa saya, RAPP karena mimpi saya berkuliah sebentar lagi akan terwujud," ujar anak dari pasangan M Ali KS dan Zaharah ini seusai penandatangan beasiswa di BPPUT, Town Site 2, Selasa (19/7).

Community Development (CD) Manajer RAPP, Sundari Berlian mengatakan lebih dari 80 peserta seleksi yang berkompetisi untuk meraih beasiswa ini dan yang dinyatakan lulus 12 orang, 8 orang berhasil lulus ke Instiper Yogyakarta dan 4 orang ke Akademi Teknologi pulp dan Kertas (ATPK) Bandung.

Menurut Sundari, beasiswa ini merupakan beasiswa ikatan dinas dimana setelah lulus kuliah, mereka akan bekerja di RAPP.

"Kami memang menseleksi secara ketat para siswa yang akan ikut tes ini. Di antaranya selain harus jurusan IPA, berada di wilayah operasional kita yakni dari Kabupaten Pelalawan, Siak, Kuansing, Kampar dan Kepulauan Meranti, Juga yang diutamakan adalah dari keluarga tak mampu. Dan 8 orang ini tanggal 20 Juli hingga 8 Agustus  untuk training  di RAPP. Tadi sudah melakukan penandatangan yang juga disaksikan para CD dan HRD RAPP," ujarnya.

Selama proses pendidikan berlangsung, biaya hidup dan pendidikan para siswa penerima beasiswa akan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan dan dipantau perkembangan belajarnya secara rutin.

Setiap tahunnya, manajemen RAPP akan melakukan kunjungan rutin ke setiap kampus guna memberikan motivasi dan melihat perkembangan siswa. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan program pengenalan industri RAPP secara bertahap.(Lipo*2)

.::: Pemerintah Kabupaten Pelalawan :::.
Jumat, 20/04/2018 - 05:59:12 WIB
Aparat Amankan Ribuan Miras, Rokok, dan Oli Ilegal di Pelalawan
Senin, 19/03/2018 - 09:28:55 WIB
PT RAPP Benarkan Sejumlah Ikan Mati Pasca Terhentinya Kinerja IPAL
Senin, 29/01/2018 - 20:54:10 WIB
Bupati Harris Apresiasi Perusahaan yang Terapkan K3
Senin, 23/10/2017 - 16:00:35 WIB
Masyarakat NU Pelalawan Rayakan Hari Santri Nasional
Selasa, 08/08/2017 - 17:16:33 WIB
Bujang Dara Pelalawan Ingin Promosikan Batik Bono
Senin, 31/07/2017 - 23:55:08 WIB
IKN Riau Komplek Hadirkan Pentas Seni Khas Nias
Jumat, 21/07/2017 - 19:37:53 WIB
JCH Diharapkan Jadi Tauladan di Masyarakat
Kamis, 20/07/2017 - 10:52:53 WIB
Rombongan Lemhanas Kagumi Program Perusahaan Untuk Masyarakat
Selasa, 13/06/2017 - 04:15:07 WIB
Perusahaan Komit Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Sabtu, 10/06/2017 - 13:25:03 WIB
Ratusan MPA Ikuti Sosialisasi Desa Bebas Api
Kamis, 01/06/2017 - 14:17:15 WIB
Perbaikan Jalur Mudik di Pelalawan Masih Sebabkan Kemacetan Panjang
Rabu, 24/05/2017 - 10:30:44 WIB
Kampanye Berbagi Darah untuk Ibadah dan Kemanusiaan
Rabu, 05/04/2017 - 17:36:42 WIB
Umur Tak Jadi Masalah Lanjutkan Pendidikan
Senin, 03/04/2017 - 23:14:00 WIB
Rawat Gajah Seperti Merawat Diri Sendiri
Jumat, 17/03/2017 - 10:10:08 WIB
Pemerintah dan Perusahaan Bersinergi Bangun Kabupaten Pelalawan
Jumat, 17/03/2017 - 10:01:13 WIB
Dua Pemuda ini Jadi Sarjana Walau Tak Punya Biaya Kuliah
Kamis, 09/03/2017 - 11:17:15 WIB
Srikandi dari Pangkalan Kerinci
Minggu, 05/03/2017 - 15:28:11 WIB
Warga Ukui Korban Banjir Bersyukur Bantuan Terus Berdatangan
Sabtu, 04/03/2017 - 16:42:33 WIB
Dua Sekolah di Pangkalan Kerinci Tampilkan Kreatifitas Siswa
Jumat, 03/03/2017 - 22:14:26 WIB
Warga Desa Lukit Siap Terapkan Cara Bertani di Lahan Tanpa Bakar
   
Nasional Daerah
Politik Hukrim
Ekonomi Otomotif
Sport Internasional
Hiburan Bandar Serai
Lifestyle Tekno
Travelling    
   
Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index