FKD dan LEI Gelar Konsultasi Publik, Minta Masukan Masyarakat

beye | Pelalawan
Rabu, 17/08/2016 - 20:10:32 WIB
Suasana Konsultasi Publik Penilaian Kinerja PHTL-LEI/Ist
Pelalawan (Lipo)-Guna meningkatkan kinerja perusahaan di bidang produksi, ekologi dan sosial, Forum Komunikasi Daerah (FKD) bersama PT.Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), dan Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI) menggelar konsultasi publik penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Tanaman Lestari (PHTL), Selasa (16/8), di Pangkalan Kerinci.

Dalam konsultasi publik itu, sejumlah perwakilan desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan diundang untuk memberikan masukan secara faktual berdasarkan data akurat di lapangan.

Koordinator FKD, Harri Oktavian menyatakan, tujuan FKD menggelar kegiatan ini agar mendorong proses ekolabel sertifikasi, berperan dan memberikan masukan alam proses sertifikasi serta mengawasi proses sertifikasi tersebut.

"Jadi silakan masyarakat menyampaikan masukannya yang faktual dan sesuai data di lapangan, " ujar Harri saat memfasilitasi konsultasi publik yang turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan dari Dinas Kehutanan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten maupun Propinsi Riau.

Lead Assessor dari PT.Mutu Agung Lestari (MAL) selaku lembaga sertifikasi di lapangan, Artamur menyatakan, terdapat 3 isu pokok (Produksi, Ekologi, Sosial.red) dengan 8 kriteria dan 48 indikator metode penilaian lapangan sertifikasi PHTL, sesuai pedoman LEI 99-31.

"Tahun 2015 lalu, RAPP sudah meraih prediket Baik atau Perak, itu pun dicapainya selama 10 tahun, jadi memang sangat sulit untuk mendapatkan sertifikasi ini, apalagi prediket Sangat Baik, belum ada di Indonesia untuk standar PHTL-LEI ini," ungkap Artamur.

Artamur menambahkan melalui tujuan perwakilan masyarakat diundang untuk mengetahui perkembangan terbaru tentang kondisi RAPP dan memberi masukan baik positif maupun negatif. Masukan tersebut akan dicatat untuk diverifikasi, dan akan diputuskan oleh panel pakar nantinya.

Pelaksanaan sertifikasi ini melibatkan 8 Estate RAPP dengan luas sekitar 248 ribu hektar di 5 Kabupaten di Riau, meliputi Pelalawan, Kampar, Siak, Kuansing dan perbatasan Indragiri Hulu.

Sementara itu General Manager Stakeholder Relations (SHR) dan CD, Wan Mohd. Jakh Anza menambahkan, sejumlah Kepala Desa, perangkat desa maupun tokoh masyarakat desa di sekitar wilayah operasional RAPP saling memberikan masukan terhadap kinerja perusahaan selama ini.

Beberapa di antara datang dari Desa Gunung Melintang, Desa Kopah, Desa Petai di Kuansing, Desa Lubuk Jering di Siak, Desa Pesajian di Inhu, Desa Segati, Desa Air Hitam, Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Sotol di Pelalawan.

Pada umumnya masyarakat telah merasakan manfaat dari berbagai program yang dilakukan perusahaan. Namun demikian, sejumlah catatan kritis juga diberikan antara lain soal tenaga kerja lokal, program Community Development (CD) untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan tanaman kehidupan.

Menanggapi hal ini, mewakili manajemen, General Manager Stakeholder Relations (SHR) dan CD, Wan Mohd. Jakh Anza mengatakan perusahaan sangat berkomitmen untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Namun dalam pelaksanaan program CD nya, perusahaan akan membantu sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

"Kita melihat sesuai yang dibutuhkan masyarakat, bukan keinginan semata, dan perusahaan sangat terbuka untuk bekerjasama, baik itu dalam bentuk Hutan Rakyat, atau tanaman kehidupan," ujarnya.

Terkait tenaga kerja, ditambahkan Wan Jakh, setiap peluang kerja yang ada, pihaknya selalu menginformasikan ke Desa untuk ditempel di papan pengumuman, selain dilaporkan ke pihak Disnaker.

Namun, dalam proses perekrutannya tetap mengikuti kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Tidak jarang, kualifikasi tersebut juga telah disesuaikan dengan ketersediaan sumber daya yang ada.

"Terimakasih atas masukan yang diberikan, saya rasa masalah komunikasi mungkin juga patut menjadi perhatian kita bersama, sebab program CD itu merupakan bagian dari program CSR, termasuk lingkungan, tanaman kehidupan, dan sebagainya," pungkasnya. (Lipo*2)

.::: Pemerintah Kabupaten Pelalawan :::.
Jumat, 20/04/2018 - 05:59:12 WIB
Aparat Amankan Ribuan Miras, Rokok, dan Oli Ilegal di Pelalawan
Senin, 19/03/2018 - 09:28:55 WIB
PT RAPP Benarkan Sejumlah Ikan Mati Pasca Terhentinya Kinerja IPAL
Senin, 29/01/2018 - 20:54:10 WIB
Bupati Harris Apresiasi Perusahaan yang Terapkan K3
Senin, 23/10/2017 - 16:00:35 WIB
Masyarakat NU Pelalawan Rayakan Hari Santri Nasional
Selasa, 08/08/2017 - 17:16:33 WIB
Bujang Dara Pelalawan Ingin Promosikan Batik Bono
Senin, 31/07/2017 - 23:55:08 WIB
IKN Riau Komplek Hadirkan Pentas Seni Khas Nias
Jumat, 21/07/2017 - 19:37:53 WIB
JCH Diharapkan Jadi Tauladan di Masyarakat
Kamis, 20/07/2017 - 10:52:53 WIB
Rombongan Lemhanas Kagumi Program Perusahaan Untuk Masyarakat
Selasa, 13/06/2017 - 04:15:07 WIB
Perusahaan Komit Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Sabtu, 10/06/2017 - 13:25:03 WIB
Ratusan MPA Ikuti Sosialisasi Desa Bebas Api
Kamis, 01/06/2017 - 14:17:15 WIB
Perbaikan Jalur Mudik di Pelalawan Masih Sebabkan Kemacetan Panjang
Rabu, 24/05/2017 - 10:30:44 WIB
Kampanye Berbagi Darah untuk Ibadah dan Kemanusiaan
Rabu, 05/04/2017 - 17:36:42 WIB
Umur Tak Jadi Masalah Lanjutkan Pendidikan
Senin, 03/04/2017 - 23:14:00 WIB
Rawat Gajah Seperti Merawat Diri Sendiri
Jumat, 17/03/2017 - 10:10:08 WIB
Pemerintah dan Perusahaan Bersinergi Bangun Kabupaten Pelalawan
Jumat, 17/03/2017 - 10:01:13 WIB
Dua Pemuda ini Jadi Sarjana Walau Tak Punya Biaya Kuliah
Kamis, 09/03/2017 - 11:17:15 WIB
Srikandi dari Pangkalan Kerinci
Minggu, 05/03/2017 - 15:28:11 WIB
Warga Ukui Korban Banjir Bersyukur Bantuan Terus Berdatangan
Sabtu, 04/03/2017 - 16:42:33 WIB
Dua Sekolah di Pangkalan Kerinci Tampilkan Kreatifitas Siswa
Jumat, 03/03/2017 - 22:14:26 WIB
Warga Desa Lukit Siap Terapkan Cara Bertani di Lahan Tanpa Bakar
   
Nasional Daerah
Politik Hukrim
Ekonomi Otomotif
Sport Internasional
Hiburan Bandar Serai
Lifestyle Tekno
Travelling    
   
Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index