Jum'at, 24 Januari 2020
Follow:
 
Sosialisasi di Makodim Inhil, Seluruh Personel TNI Diinstruksikan Tidak Ikut Berpolitik Praktis

alfi | Inderagiri Hilir
Selasa, 29/01/2019 | 21:43:57 WIB
TEMBILAHAN - Seluruh personil TNI diinstruksikan, untuk mengedepankan netralitas dan tidak ikut berpolitik praktis terutama dalam melaksanakan tugasnnya menghadapi Pemilu mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan saat Sosialisasi Netralitas TNI bagi prajurit Kodim dalam pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2019, yang dilaksanakan di Aula Makodim 0314/Inhil, Selasa 29 Januari 2019.

Seperti yang diungkapkan Pasiter Kodim 0314/Inhil, Kapten Inf Iwan Andoko dalam paparannya, yakni aturan sejumlah pasal undang-undang internal TNI bahwa prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis, karena tugas TNI untuk pertahanan dan keamanan.

"Intinya Netralitas TNI dalam pemilu adalah harga mati, maka penegasan ini berlaku seluruh anggota TNI, tidak ada satupun anggota TNI ikut terlibat praktis politik atau mendukung salah satu calon dalam pemilu mendatang, hal ini merupakan penegasan penekanan ulang untuk mengedepankan netralitas," ujarnya.

Dijelaskan, TNI dalam menjalankan tugas pengamanan harus bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis, adapun prajurit yang ikut dalam pemilu harus membuat peryataan mengundurkan diri dari TNI.

"Adapun gejolak terjadi dalam pelaksanaan pengamanan, prajurit TNI harus cerdas menyikapi terhadap perkembangan lingkungan strategis seperti upaya adu domba, provokasi, dan memetakan wilayah-wilayah yang dianggap rawan terjadi konflik," terangnya.

Ia juga menegaskan, seluruh TNI harus mematuhi aturan hukum serta hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat menurunkan citra TNI dan memegang teguh komitmen netralitas dalam pemilu.

Sementara itu, Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar dalam arahannya menekankan kepada seluruh personil, untuk tetap menjaga netralitas dan ia juga meminta setiap prajurit untuk memahami segala macam bentuk konspirasi yang mungkin timbul karena pemilu 2019 ini.

"Petakan wilayah yang rawan terjadi komplik dan amankan Institusi agar tidak terseret dalam politik praktis," tegasnya.

Tidak hanya itu, Dandim juga berpesan kepada Ibu-ibu Persit yang memiliki hak pilih agar dapat untuk memilih dengan hati nurani dalam pemiliu 2019 mendatang dan tidak membawa-bawa persoalan ini kedalam lingkungan Institusi TNI dan jangan Golput dalam Pileg maupun Pilpres Tahun 2019 ini.

"Ibu-ibu adalah istri dari Prajurit TNI AD yang secara individu maupun Institusi telah berkomitmen untuk bersikap netral dalam politik dan tidak terlibat politik praktis, jadi gunakanlah hak pilih dengan baik serta tidak membawa-bawa hal itu kelingkungan TNI," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Dandim juga memperkenalkan 4 perwira baru di Kodim 0314/Inhil dan 4 Bintara serta 3 Tamtama.(lipo*7)





Berita Lainnya :
 
  • Merasa Dirugikan, PT.Indasia akan Somasi EO "Inhu Creative Expo 2020"
  • Atasi Tumpang Tindih Lahan, Abdul Wahid Minta BIG Percepat Pemetaan Tata Ruang Nasional
  • Imigrasi Akhirnya Akui Harun Masiku di Tanah Air
  • Camat Sentajo Raya Hadiri Peresmian Serta Lauching BumDes Sumber Berkah
  • KPU Kuansing Sudah Terima Berkas Calon PPK Sebanyak 252 Orang
  • Oknum Anggota Satpol PP Inhu ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu
  • Ketua DPRD Pekanbaru Pertanyakan Kompetensi PT. SPP Kelola KIT
  • Buka Sosialisasi PTSL di Sabak Auh, Ini Arahan Bupati Alfedri
  • Bupati Alfedri Lantik 5 Penghulu Kampung di Siak
  •  
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index