Jum'at, 24 Januari 2020
Follow:
 
Tak Sesuai Visi Misi, Bupati Inhil Ancam Coret RKA OPD

Elfi | Inderagiri Hilir
Selasa, 05/02/2019 | 17:00:52 WIB
TEMBILAHAN, LIPO - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan mengancam akan mencoret Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak selaras dengan visi misi daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di Gedung Daerah Engku Kelana, Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Senin 4 Februari 2019.

"Kita akan evaluasi seluruh RKA yang ada. Saya akan rasionalisasikan kalau ada RKA yang tidak menjurus kepada visi pembangunan daerah," tegas Bupati. 

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sebab sebelum Musrembang, Bupati sempat melihat langsung RKA sejumlah OPD.  Dilihat dari judul, hampir semua yang dilihat saat itu cukup baik, karena terintegrasi dengan program pembangunan lima tahun ke depan. 

"Tapi sayangnya, banyak RKA yang isinya hanya perjalanan dinas. Sedangkan untuk program-program yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, sangat kecil persentasinya," keluh Bupati.

Hal demikianlah, menurut Bupati yang perlu untuk disempurnakan. Artinya, dia menginginkan program OPD tidak lari dari arah peningkatan ekonomi masyarakat dan infrastruktur. Termasuk kegiatan lain yang dibutuhkan masyarakat. 

Saat itu dia juga berharap agar dalam penyusunan RPJMD benar-benar memperhatikan kondisi ril yang ada di lapangan. Diantaranya, pembangunan Inhil yang akan berdampak kepada tingkat kesejahteraan masyarakat luas.

Oleh karena itu, Bupati melibatkan pengusaha dalam penyusunan RPJMD dan pihak-pihak berkompeten lainnya. Tujuanya, lanjut Bupati, untuk mendapatkan banyak masukan dari sluruh komponen yang dimaksud. 

"Sehingga dalam 5 tahun ke depan visi misi daerah dapat terwujud," paparnya. 

Bercerita masalah ekonomi, di Inhil cukup besar peluangnya. Apalagi jika dikaitkan dengan potensi daerah. Seperti perkebunan kelapa. Disnilah pentingnya titik berat RPJMD yang mengaitkan dengan sektor-sektorperkebunan kelapa dalam. 

Beberapa upaya yang dilakukan, dalam mendongkrak perekonomian ditengah rendahnya harga kelapa adalah, melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi. Serta mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diseluruh desa.

Selain Bupati Musrembang RPJMD ini dihadiri Sekda Provinsi Riau H Ahmad Hizaji, Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti, Sekda Inhil H Said Syarifuddin, Wakik Ketua DPRD Inhil H Marianto, unsur Forkompimda dan Pemkab diluar Riau, seperti Jambi dan Kepri. (Adv/Diskominfops/lipo*7)



Berita Lainnya :
 
  • Merasa Dirugikan, PT.Indasia akan Somasi EO "Inhu Creative Expo 2020"
  • Atasi Tumpang Tindih Lahan, Abdul Wahid Minta BIG Percepat Pemetaan Tata Ruang Nasional
  • Imigrasi Akhirnya Akui Harun Masiku di Tanah Air
  • Camat Sentajo Raya Hadiri Peresmian Serta Lauching BumDes Sumber Berkah
  • KPU Kuansing Sudah Terima Berkas Calon PPK Sebanyak 252 Orang
  • Oknum Anggota Satpol PP Inhu ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu
  • Ketua DPRD Pekanbaru Pertanyakan Kompetensi PT. SPP Kelola KIT
  • Buka Sosialisasi PTSL di Sabak Auh, Ini Arahan Bupati Alfedri
  • Bupati Alfedri Lantik 5 Penghulu Kampung di Siak
  •  
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index