Sabtu, 23 November 2019
Follow:
 
Ini 6 Pertanda Depresi yang Kerap Diabaikan

elpi | Lifestyle
Kamis, 07/11/2019 | 08:32:28 WIB
JAKARTA, LIPO - Merasa sedih adalah hal yang lumrah untuk dialami oleh setiap orang. Di sisi lain, kesedihan dan perasaan-perasaan negatif yang muncul juga bisa menjadi bagian dari depresi. Bagaimana cara membedakannya?

Laman Psychologies mengungkapkan, setidaknya ada enam tanda depresi yang menunjukkan bahwa seseorang perlu mencari pertolongan tenaga profesional. Berikut ini adalah keenam tanda tersebut.

Murung atau mudah marah
Salah satu tanda peringatan yang perlu diwaspadai adalah merasa murung atau mudah marah hampir sepanjang hari dan terjadi setiap hari selama dua minggu atau lebih. Selama merasakan perasaan-perasaan negatif ini, kekhawatiran mengenai masa lalu atau masa depan bisa bermunculan.

Tak jarang rasa sedih dan bahkan keinginan menangis juga muncul. Terkadang, perubahan yang bertahap ini sulit dirasakan oleh diri sendiri, namun orang-prang di sekitar akan menyadari bahwa Anda sedikit berbeda dari biasanya.

Hilang minat
Tanda peringatan lain yang perlu diwaspadai adalah kehilangan minat terhadap hal-hal yang sebelumnya disukai. Misalnya, orang-orang yang sebelumnya suka berkumpul dengan teman dan keluarga menjadi lebih menarik diri, orang-orang yang sebelumnya suka pergi ke gym atau memasak masakan sehat jadi meninggalkan kebiasaan tersebut dan hal-hal serupa lainnya. Perubahan rutintas seperti ini dapat menjadi indikasi konkret bahwa suasana hati mengalami perubahan.

Sulit konsentrasi
Kesulitan untuk konsentrasi menjadi tanda depresi yang tak boleh diabaikan. Kesulitan konsentrasi ini bukan hanya terjadi ketika sedang bekerja atau belajar, tetapi juga ketika sedang melakukan hal-hal sederhana seperti membaca buku, menonton televisi, atau terlibat dalam percakapan.

Energi menurun
Sebagian besar orang yang depresi kerap menunjukkan tanda atau gejala kelelahan. Terkadang, orang yang depresi bahkan harus membutuhkan banyak usaha hanya untuk bangun dari tempat tidur. Kondisi ini seringkali membuat penderita depresi frustrasi karena kesulitan melakukan hal-hal yang biasanya mudah dilakukan.

Pola makan dan tidur berubah
Depresi sering kali mendorong terjadinya perubahan pada pola makan dan/atau pola tidur. Orang yang depresi bisa menunjukkan kecenderungan makan yang lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya. Kecenderungan untuk tidur lebih banyak atau lebih sedikit dari biasanya juga menjadi tanda yang tak boleh diabaikan.

Dirundung perasaan bersalah dan tak berguna
Sering kali penderita depresi merasa bahwa dirinya selalu salah, telah mengecewakan orang lain, atau menjadi beban dari orang-orang terdekat. Pemikiran-pemikiran ini akan membuat penderita depresi dikelilingi oleh perasaan berasalah dan tak berguna.

Ke psikiater atau psikolog
Bila merasakan sebagian besar dari tanda-tanda ini, jangan tunda untuk mencari pertolongan dari tenaga profesional, baik psikolog maupun psikiater. Tenaga profesional akan membantu menegakkan diagnosis dan memebrikan terapi yang terbaik untuk mengatasi depresi.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Kabupaten Siak Kembali Gelar Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional
  • Yan Prana Jaya Resmi Jabat Sekdaprov Riau, Ini Arahan Gubri
  • Tingkatkan Ekonomi Desa, H Sukarmis Hibahkan Tanah Untuk Desa Gunung Kesiangan
  • Korban DBD Makin Banyak, Dewan Nilai Diskes Kuansing Lamban
  • Pertama di Indonesia, Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan IM3 Ooredoo
  • Bupati Rohil Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah
  • Aksi Seru Duel Udara TNI AU - TUDM di Butterworth
  • Ahmad Syah: APBD Riau 2020 Diprediksi Naik Jadi Rp10 Triliun
  • Disdik Riau dan Telkomsel MoU Digitalisasi Pendidikan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index