Selasa, 17 09 2019
Follow:
 
Kabut Asap Masih Selimuti Pekanbaru, Sudah 5.477 Hektare Lahan di Riau Terbakar

alfi | Daerah
Jumat, 23/08/2019 | 06:30:27 WIB
PEKANBARU, LIPO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Riau hingga hari ini masih terus terjadi. Dari Januari hingga pekan ke empat bulan Agustus lahan yang tebakar mencapai 5.477 hektar, tersebar di seluruh Kabupaten/Kota.

Kepala Badan Penanggulan Bencan daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengatakan, daerah yang paling luas terbakar berada di Kabupaten Bengkalis, yakni seluas 1.582 hektar.

Selanjutnya di Kabupaten Rokan Hilir 1.200 hektar, Dumai 316.25 hektar, Bengkalis 1.582.28 hektar, Meranti 269.2 hektar, Siak 715.2 hektar, Pekanbaru 129.02 hektar. Kabupaten Kampar 168.78 hektar, Pelalawan 244 hektar, Inhu 200,6 hektar, Inhil 732.85 hektar dan Kuansing 10.1 hektar.

“Luasan lahan yabg terbakar mulai dari Januari hingga Agustus, dan daerah yang luas lahan dan hutannya terbakar paling luas di Bengkalis, dan yang sedikit adalah Rokan Hulu yakni 8.25 hektare,” ujarnya.

Dijelaskan Edwar Sanger yang juga Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, hingga hari ini petugas gabungan TNI Polri, BPBD Riau, Manggala Agni dan personel yang tergabung dalam Satgas Karhutla masih terus berjibaku melakukan pemadaman di enam wilayah.

"Upaya penanggulangan kebakaran diperkuat dengan dikerahkannya 18 helikopter dan 1 pesawat. Heli itu berasal dari BNPB, KLHK, TNI, dan juga pihak swasta. Heli tersebut diperbantukan untuk melalukan operasi water bombing (bom air). Selain 18  helikopter, 1 pesawat juga diturunkan untuk untuk Teknologi Modifikasi Cuaca," jelasnya.

Sementara itu, dari data Badan Meteoroli Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru tercatat hotspot sebanyak 115 titik, dari pagi hari hingga siang. Dan hotspot dengan level confidance diatas 70 persen sebanyak 68 titik yang tersebar di wialayah Riau. Diantaranya, Bengkalis, Meranti 7, Kampar 1, Kuantan Singingi 1, Pelalawan 19, Rohil 4, Inhil 24, Inhu 8 titik.

Karhutla yang masih terus terjadi dan semakin meluas, menyebabkan kabut asap tebal masih menyelimti wilayah Riau. Bahkan untuk kualitas udara di Riau, pada pagi hingga tengah hari tidak sehat.(lipo*3/rmc)



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Siak Hadiri Rapat Terbatas Bersama Presiden Jokowi Bahas Karhutla
  • Pemkab Siak Kembali Laksanakan Sholat Istisqoh
  • E-Samsat Kepri Resmi Diluncurkan melalui E-Channel Bank Riau Kepri
  • Diduga Membakar Pakai Puntung Rokok, Warga Inhu ini Diamankan TNI
  • Seluruh OPD di Inhu Serentak Bagikan Masker kepada Masyarakat
  • Pelabuhan Tanjung Buton Ambruk, Satu Korban Masih Dalam Pencarian
  • Irup Harhubnas, Wabup SU : Terapkan Senyum, Sapa dan Salam saat Melayani Masyarakat
  • Bupati Suyatno Hadiri Rapat Terbatas Bersama Presidan Republik Indonesia
  • Polres Inhu Dirikan Posko Kesehatan Untuk Korban Dampak Kabut Asap
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index