Kamis, 21 November 2019
Follow:
 
Akhirnya Lahan Milik Juminem Dieksekusi, Ahli Waris Hanya Pasrah

Elfi | Hukrim
Kamis, 08/08/2019 | 15:19:50 WIB
Rengat, LIPO - Berdasarkan permohonan Ekseskusi atas nama Juminem ke Pengadilan Negeri Rengat dengan penetapan No 1/Pen.Pdt/Eks/2019/PN.Rgt JO No. 14/Pdt.6/2012/PN Rgt, lahan seluas 12.000 meter persegi, di Desa Pekanheran  dieksekusi pada hari Kamis 8 Agustus 2019. 

Proses eksekusi dikawal oleh anggota Polres sebanyak 56 orang, Tim Eksekusi dari Pengadilan Rengat (PN) Indragiri Hulu melibatkan 1 alat berat milik Swiling. 

Sebelum melakukan eksekusi lahan dan menghancurkan bangunan milik tergugat, Tim jurusita eksekusi dari Pengadilan Negeri (PN) Rengat membacakan penetapan di hadapan semua pihak tergugat dan ahli waris. 

"Sebelum dieksekusi, pihak pengadilan masih menawarkan perdamaian atau negoisasi antara pihak Pemohon dan Tergugat," kata Rustam sebelum eksekusi lahan. 

Namun saat pihak juru sita atau Tim eksekusi memberikan kesempatan kepada Pemohon Juminem berdamai, Juminem menolak. 

"Saya menolak" kata Juminem. 

Berdasarkan amar putusan, apapun yang ada dilahan harus dikosongkan, baik itu beberapa tanaman sawit maupun berupa bangunan. 

Saat Tim eksekusi PN Rengat melakukan eksekusi, pihak tergugat maupun ahli waris hanya bisa terdiam dan pasrah. 

Ahli waris bernama Ningsih mengatakan, saat ini pihaknya hanya bisa pasrah, dan semua ahli waris tidak akan tingal diam, tetap akan membuat permohonan atas eksekusi  tersebut ke PN Rengat. 

"Kita sebanyak 6 orang sudah lakukan pemohonan ke PN Rengat kemarin melalui Kuasa Hukum Mince Hamzah," Kata Ningsih saat dikonfirmasi oleh liputanoke.com di lokasi. 

Menurut Tim Eksekusi Rustam menjelaskan, berdasarkan permohonan terlawan atau tergugat akan diproses dan dalam waktu dekat ini akan memanggil beberapa orang dari pemohon untuk di minta keterangan. 

"Meskipun hari ini dilakukan eksekusi, jika seandainya akhir keputusan pemohon terbilang Terlawan dikabulkan, maka kita akan eksekusi lagi," jelas Rustam. 

Hari ini diharapkan pihak tergugat agar mengosongkan bangunannya dengan sukarela. Jika tidak,  PN Rengat akan melakukan upaya paksa sesuai Undang-undang. 

Lahan tersebut seluas 12.000 Meter Persegi, terletak di Desa Pekanheran, sebelah Selatan berbatasan dengan Tanah M.Nur/ Asmar (Lapangan Bola Kaki) 79 Meter, Sebelah Selatan tanah amir Toher/R.Anwar/Jalan, Puskesmas 85 Meter, Sebelah Timur berbatasan dengan Johar/ harun SMP N M.Yakup. 146 Meter, Sebelah Barat Jl.Raya Pekanheran/ Supairan 136+13 Meter.

Kegiatan Eksekusi dikawal oleh pihak keamanan dari Polres Inhu, BPN dan disaksikan Pihak Pemohan serta di dampingi Kepala Desa Pekanheran. (lipo*15)



Berita Lainnya :
 
  • Kemendesa Representasikan Komitmen Indonesia untuk Pencapaian SDGs 2030 Subtitle
  • Ungkap Kasus Pembunuhan Gajah Sumatera di Riau, KLHK Ngaku Kesulitan
  • Berkas Perkara Dugaan Karhutla PT SSS Dilimpahkan Awal Desember ke Pengadilan
  • Airlangga Tak Pegang Komitmen, Golkar Pecah Lagi
  • Hingga 24 November, Padang Gelar Festival Siti Nurbaya 2019
  • Pelantikan Sekdaprov Riau Dijadwalkan Jumat Siang Pukul 14.00
  • Besok, Yan Prana Jaya Dikabarkan Bakal Dilantik Jadi Sekdaprov Riau
  • Perppu KPK Belum Juga Terbit, ICW Gugat UU KPK ke MK
  • Dinilai Jadi Ladang Korupsi, TP4 Segera Dibubarkan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index