Senin, 27 Januari 2020
Follow:
 
Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang

alfi | Otomotif
Sabtu, 08/12/2018 | 11:05:41 WIB
JAKARTA, LIPO - Nissan Motor Co mengatakan akan menarik kembali (recall) lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang. Kebijakan itu ditempuh lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.

"Nissan baru saja menemukan beberapa ketidaksesuaian yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal," kata produsen mobil dalam siaran pers, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/12).

"Ketidaksesuaian" terbaru melibatkan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan, kata perusahaan itu.

Nissan telah mengungkapkan beberapa kasus lain terkait inspeksi yang tidak sesuai selama setahun terakhir.  Produsen mobil itu mengatakan pada Juli bahwa pengujian sampel untuk emisi dan ekonomi bahan bakar dalam inspeksi akhir di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak memenuhi standar domestik.

Sejak Oktober tahun lalu, Nissan telah menarik lebih dari 1 juta kendaraan di Jepang karena inspeksi yang tidak sesuai.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Temukan Citarasa Kopi di Kisah Kopi Pekanbaru
  • Ribuan Pelamar CPNS Formasi 2019 Ikuti SKD di Gedung Daerah Siak
  • Presiden Akan Hadiri Acara Puncak HPN 2020 di Banjarmasin
  • SPBU di Inhu Menelan Korban, Qodrisno Tewas dalam Kolam Penampung Minyak
  • 4 Mentri Kabinet Jokowi Bekali Kader Nasdem Kuansing
  • Deadline LKTJ Raja Ali Kelana 29 Februari
  • PT Indasia Desak EO Pameran Inhu Ganti Rugi Ratusan Juta
  • Festival Perang Air Selatpanjang Magnet bagi Wisatawan Malaysia dan Thailand
  • Dinkes Riau Minta Warga tak Panik Terkait Virus Vorona, Begini Penanganannya
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index