Kamis, 17 Oktober 2019
Follow:
 
Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang

alfi | Otomotif
Sabtu, 08/12/2018 | 11:05:41 WIB
JAKARTA, LIPO - Nissan Motor Co mengatakan akan menarik kembali (recall) lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang. Kebijakan itu ditempuh lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.

"Nissan baru saja menemukan beberapa ketidaksesuaian yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal," kata produsen mobil dalam siaran pers, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/12).

"Ketidaksesuaian" terbaru melibatkan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan, kata perusahaan itu.

Nissan telah mengungkapkan beberapa kasus lain terkait inspeksi yang tidak sesuai selama setahun terakhir.  Produsen mobil itu mengatakan pada Juli bahwa pengujian sampel untuk emisi dan ekonomi bahan bakar dalam inspeksi akhir di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak memenuhi standar domestik.

Sejak Oktober tahun lalu, Nissan telah menarik lebih dari 1 juta kendaraan di Jepang karena inspeksi yang tidak sesuai.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • PKS Inhu Sebut Calon dari PKB Sangat Istimewa
  • Dirjen PPMD Motivasi Warga Papua Barat untuk Majukan Kampung
  • Rumah Anggota PWI Pelalawan Di Amuk di Jago Merah
  • Pengurus IKKD DPRD Kuansing Terbentuk, Wella Mayangsari Kembali Pimpin IKKD Kuansing
  • Selama Sepekan, Ini 36 Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88
  • BKSDA Selamatkan Anak Gajah di Siak yang Luka Parah Terjerat Tali Nilon
  • Zulkifli Hasan Beri Sinyal PAN Tidak Gabung Koalisi Jokowi
  • PKB Sebut Safari Politik Prabowo Bisa Hilangkan Resistensi
  • Lionel Messi Kembali Dapatkan Sepatu Emas Eropa
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index