Sabtu, 23 November 2019
Follow:
 
Ribuan Warga Hong Kong Kembali Unjuk Rasa

elpi | Internasional
Sabtu, 02/11/2019 | 18:05:41 WIB
HONG KONG, LIPO - Polisi Hong Hong menghentikan dan mencari orang-orang yang menggelar demonstrasi yang bertujuan menarik perhatian global. Lebih dari 3.000 orang mengenakan pakaian hitam-hitam berkumpul di Victoria Park.
Baca Juga

Aktivis pro-demokrasi Joshua Wong mengajak 100 ribu orang untuk ambil bagian dalam unjuk rasa pekan ke-22 hari Sabtu (2/11) ini. Mobil Polisi antihuru-hara sudah menunggu di pojok jalan sekitar pusat bisnis yang akan menjadi titik berkumpulnya pengunjuk rasa.

Wong didiskualifikasi dalam pemilihan distrik yang akan datang. Ia mengatakan keputusan tersebut sangat politis.

"Jika lebih dan lebih banyak lagi orang, tidak hanya beberapa ribu, tapi lebih dari 100 ribu warga Hong Kong turun ke jalan besok, maka dunia bisa tahu betap rakyat Hong Kong berjuang untuk pemilihan umum yang bebas," kata Wong pada Jumat (1/11) kemarin.

Unjuk rasa kali ini tidak memiliki izin polisi. Tapi hal itu tidak menghentikan pengunjuk rasa menggelar demonstrasi seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya.

Sebagian besar di antara mereka memakai masker yang sudah dilarang pemerintah Hong Kong menggunakan undang-undang masa kolonial Inggris. Tapi pengunjuk rasa kerap mengabaikan larangan tersebut.

Sekitar 100 kandidat anggota dewan distrik menggelar pertemuan sejumlah orang. Berdasarkan undang-undang setiap kandidat dapat bertemu dengan 50 orang. Artinya sebanyak 5.000 orang dapat berkumpul secara legal.

Wong adalah pemimpin dari unjuk rasa pro-demokrasi pada 2014 lalu. Tapi ia bukan wajah dari protes-protes yang terjadi sejak bulan Juni.

Unjuk rasa tahun ini diwarnai dengan kerusuhan. Pengunjuk rasa marah dengan campur tangan Cina, termasuk dalam sistem peradilan dan politik Hong Kong. Beijing membantah tuduhan tersebut.

Para pengunjuk rasa melempari polisi dengan bom molotov. Mereka juga membakar ban dan memaksa masuk ke gedung pemerintah serta perusahaan yang pro-Beijing.

Polisi menanggapinya dengan tembakan gas air mata, semprotan merica, water canon, peluru karet, dan beberapa kali peluru tajam. Banyak orang yang terluka dalam kerusuhan-kerusuhan tersebut.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Kabupaten Siak Kembali Gelar Kejuaraan Sepatu Roda Tingkat Nasional
  • Yan Prana Jaya Resmi Jabat Sekdaprov Riau, Ini Arahan Gubri
  • Tingkatkan Ekonomi Desa, H Sukarmis Hibahkan Tanah Untuk Desa Gunung Kesiangan
  • Korban DBD Makin Banyak, Dewan Nilai Diskes Kuansing Lamban
  • Pertama di Indonesia, Indosat Ooredoo Luncurkan Layanan IM3 Ooredoo
  • Bupati Rohil Hadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah
  • Aksi Seru Duel Udara TNI AU - TUDM di Butterworth
  • Ahmad Syah: APBD Riau 2020 Diprediksi Naik Jadi Rp10 Triliun
  • Disdik Riau dan Telkomsel MoU Digitalisasi Pendidikan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index