BMKG Ingatkan Potensi Karhutla, Titik Panas Mulai Muncul di 3 Kabupaten

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:16:34 WIB

PEKANBARU, LIPO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat keberadaan 15 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau pada Jumat (23/1/2026). 

Temuan ini menjadi peringatan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), meski kondisi cuaca terpantau stabil.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir P, menyampaikan bahwa sepanjang hari wilayah Riau didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan dan tidak berpotensi hujan. Kondisi kering tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko munculnya karhutla di wilayah rawan.

“Hotspot menjadi indikator awal potensi kebakaran. Masyarakat kami imbau tidak melakukan pembakaran lahan,” ujar Yasir.

BMKG merinci, 15 titik panas di Riau tersebar di tiga kabupaten, yakni Rokan Hulu sebanyak empat titik, Pelalawan lima titik, dan Indragiri Hilir enam titik. Sementara secara regional, terpantau 163 hotspot di Pulau Sumatera.

Suhu udara di Riau berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–99 persen. Angin bertiup dari arah utara hingga timur dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

BMKG meminta seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang rutin mengalami kebakaran lahan, guna mencegah meluasnya karhutla.(***)

Tags

Terkini