Libatkan Badan Usaha, Pemko Pekanbaru Bakal Pasang 1.000 Titik Wifi Gratis

Jumat, 23 Januari 2026 | 16:51:05 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, pada menargetkan memasang wifi gratis 1.000 titik di Kota Pekanbaru. Wifi gratis tersebut  akan dipasang di ruang-ruang publik agar bisa diakses secara mudah oleh warga.

Dengan adanya wifi gratis ini, masyarakat diharapkan bisa akses informasi lebih luas, terutama bagi mereka yang tidak memiliki akses internet di rumah. Selain itu, masyarakat diharapkan bisa meningkatkan meningkatkan koneksi dan komunikasi antara masyarakat, baik untuk keperluan pendidikan, bisnis, maupun sosial.

"Kita akan melibatkan badan usaha untuk pemasangan wifi gratis ini," kata Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, Jumat (23/1/2026).

Harapan yang sama juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra. 

Ia menjelaskan, ada beberapa tujuan utama dari pemasangan 1.000 titik wifi gratis tersebut seperti untuk mempermudah warga dalam mengakses pelayanan publik yang sebagian besarnya sudah diberikan secara online.

Dengan adanya wifi gratis, warga tentu akan lebih mudah untuk meng-upload dokumen yang dipersyaratkan dalam pelayanan online.

Kemudian, lanjut Bang Yayan, sapaan akrab Ardiansyah Eka Putra, wifi gratis juga diperlukan untuk mempermudah warga saat pendaftaran anak masuk sekolah yang sejauh ini telah dilangsungkan secara online baik untuk tingkat SD, SMP, maupun SMA.

Wifi gratis juga bisa dimanfaatkan oleh pelajar dan mahasiswa untuk menyelesaikan tugas sekolah dan kuliah.

"Intinya, pemasangan wifi gratis ini untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang produktif," terangnya.

Di samping itu, lanjut Bang Yayan, rencana pemasangan 1.000 titik wifi gratis juga sejalan dengan program Eco Smart City. Yaitu konsep kota masa depan yang menggabungkan kota cerdas dengan kota ekologis.

"Kita upayakan pemasangannya tuntas tahun ini. Pemasangan akan kita lakukan secara bertahap melibatkan badan usaha atau pihak swasta," pungkasnya.*****

 

 

Terkini