Aipda Asmadi Dipecat, Kapolres Bengkalis Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelanggar Disiplin

Senin, 02 Maret 2026 | 14:22:24 WIB
Polres Bengkalis resmi memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) salah seorang personelnya, Aipda Asmadi/lipo

PEKANBARU, LIPO – Polres Bengkalis resmi memberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) salah seorang personelnya, Aipda Asmadi, setelah terbukti melakukan pelanggaran berat berupa disersi. Upacara pemecatan digelar secara simbolis dalam apel di halaman Mapolres Bengkalis, Jalan Pertanian, Senin (2/3/2026).

Prosesi PTDH ditandai dengan penyilangan bingkai foto Aipda Asmadi oleh Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar. Tindakan tersebut menjadi simbol resmi berakhirnya masa dinas yang bersangkutan di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Aipda Asmadi diketahui telah mengabdi selama 20 tahun sebagai anggota Polri dan terakhir bertugas di Bintara Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam). Namun, ia dinilai melanggar disiplin karena tidak melaksanakan tugas lebih dari 70 hari berturut-turut tanpa keterangan sah.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian menegaskan, keputusan tegas itu diambil sebagai bentuk penegakan aturan dan komitmen menjaga marwah institusi.

“Ini menjadi bahan introspeksi bagi kita semua agar tidak melakukan pelanggaran disiplin hingga harus melepaskan baju kebanggaan ini,” tegasnya dalam amanat apel.

Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak mencoba-coba melakukan pelanggaran, terutama dalam perkara yang menjadi atensi serius, seperti peredaran narkoba. Menurutnya, profesi sebagai anggota Polri merupakan amanah yang harus disyukuri.

“Di luar sana masih banyak masyarakat yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Jaga marwah dan integritas institusi ini. Jika memang sudah tidak sanggup, silakan ajukan pengunduran diri secara terhormat,” ujarnya.

Fahrian menambahkan, PTDH terhadap Aipda Asmadi merupakan tindakan tegas pertama sejak dirinya menjabat sebagai Kapolres Bengkalis. Ia berharap langkah tersebut menjadi peringatan keras bagi seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran serupa.

“Ini tindak tegas pertama sejak saya menjabat. Kalau masih ada yang menyusul, berarti tidak paham dan menganggap remeh aturan. Bukan polisi yang butuh Anda, tetapi Anda yang butuh polisi. Kita harus menjaga dan menyayangi seragam yang kita pakai,” katanya.

Upacara PTDH itu, lanjutnya, bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi seluruh anggota, termasuk pegawai harian lepas (PHL), untuk senantiasa menjaga disiplin, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Dengan langkah tegas tersebut, diharapkan seluruh personel Polres Bengkalis semakin meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(***)

Tags

Terkini