Androy Sebut Minyakita di Riau Tak Langka, Tapi Harga Naik

Selasa, 12 Mei 2026 | 10:57:26 WIB
Androy Ade Rianda/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Sekretaris Komisi II DPRD Riau, Androy Ade Rianda, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi sementara, minyak goreng subsidi Minyakita di Provinsi Riau tidak dalam kondisi langka. Namun, ia mengakui adanya para pedagang menaikan harga di atas ketentuan yang berlaku.

"Kayaknya bukan langka sih. Kayaknya harganya naik di atas harga eceran tertinggi (HET)," ujar Androy, Senin, 11 Mei 2026 kemarin. 

Androy menjelaskan bahwa dirinya masih menunggu laporan resmi terkait besaran kenaikan harga minyak goreng subsidi ini, termasuk dari langkah distribusi minyak. Meski demikian, ia menyebut bahwa pengecekan di Bulog beberapa hari lalu menunjukkan stok minyak dan beras masih cukup baik.

Untuk itu Ia meminta pihak Disperindag untuk memastikan kembali penyebab kenaikan harga yang terjadi di pasar-pasar di Riau.

"Nanti kita cek, karena sudah ada pesan dari pemerintah pusat untuk menstabilkan harga. Kelangkaannya seperti apa, apakah ini ada pengaruh dari penutupan Selat Hormuz atau tidak," jelasnya.

Legislator Riau dapil Siak-Pelalawan ini juga menyoroti ironi bahwa Riau sebagai penghasil minyak sawit justru berpotensi mengalami kenaikan harga karena pasokan dikirim ke provinsi lain.

"Kita penghasil minyak sawit, jadi minyak kita titik fokus di Riau. Jangan sampai minyak kita dikirim ke provinsi lain, ternyata harganya naik untuk kita. Padahal Riau salah satu penyumbang minyak cukup besar secara nasional," tegasnya.

Androy pun meminta agar segera dilakukan investigasi jika ditemukan indikasi permainan harga di tingkat distributor.

"Kalau terkait dengan permainan, nanti kita minta Disperindag untuk memastikan, kenapa jadi kelangkaan ataupun harganya naik," pungkasnya.*****

 

Tags

Terkini