Hari Ini Pemerintah Gelar Sidang Isbat Iduladha 2026

Ahad, 17 Mei 2026 | 11:09:21 WIB
Ilustrasi/foto.int

JAKARTA, LIPO -  Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 Hijriah pada Minggu (17/5/2026). Sidang isbat untuk menentukan Iduladha 1447 Hijriah ini akan berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kemenag, Jakarta.

Kegiatan akan dibagi menjadi tiga sesi, yakni seminar posisi hilal awal Zulhijah 1447 H, sidang isbat tertutup dan konferensi pers hasil penetapan.

Seminar posisi hilal dijadwalkan berlangsung pukul 16.30 WIB dan terbuka untuk umum. Selanjutnya, sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H akan dimulai pukul 18.00 WIB setelah salat Magrib dan berlangsung secara tertutup. Adapun hasil sidang akan diumumkan melalui konferensi pers pada pukul 19.00 WIB.

“Pelaksanaan rukyatul hilal bukan hanya agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi dengan BMKG, Pengadilan Agama, ormas Islam, dan seluruh pihak terkait perlu terus diperkuat,” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Menurut Arsad, pemerintah tetap mengedepankan mekanisme sidang isbat sebagai forum musyawarah bersama dalam menetapkan awal bulan Hijriah. Pendekatan tersebut dinilai menjadi ciri khas Indonesia dalam mengelola keberagaman pandangan keagamaan secara dialogis dan moderat.

“Pemerintah memiliki dasar perhitungan astronomi dan kriteria imkanur rukyat MABIMS. Namun sebelum diumumkan kepada masyarakat, seluruh data dan masukan dibahas bersama dalam sidang isbat agar keputusan yang dihasilkan dapat menjadi rujukan bersama,” katanya.

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu 27 Mei 2026. Seluruh umat Islam di Indonesia berpotensi merayakan Iduladha secara serentak.

“Insya Allah Iduladha 1447 H seragam,” kata Peneliti Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin saat dihubungi iNews.id, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perhitungan astronomi, kata dia, posisi hilal pada saat Magrib tanggal 17 Mei 2026 sudah cukup tinggi. Ketinggian hilal ini diprediksi telah memenuhi kriteria berbagai metode penetapan kalender Hijriah yang digunakan oleh Muhammadiyah (KHGT), pemerintah (MABIMS), maupun Arab Saudi (Ummul Quro).

“Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026,” katanya.

Thomas menegaskan kemungkinan perubahan tanggal jatuhnya Iduladha 1447 H sangat kecil.  “Kemungkinan besar tidak berubah,” katanya.

Meski begitu, Thomas meminta masyarakat tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah melalui sidang isbat.(***)

Tags

Terkini