Komisi II DPRD Riau Soroti Kelangkaan Minyakita: Harga Tak Sesuai HET, Stok Masih Sulit Didapat

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:16:55 WIB
Ginda Burnama/F: int

PEKANBARU, LIPO - Komisi II DPRD Riau dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pembahasan mengenai realisasi program di tahun 2026 yang telah memasuki triwulan kedua, Senin 15 Juni 2026. 

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kelangkaan Minyakita yang masih terjadi di pasaran.

Anggota Komisi II DPRD Riau, Ginda Burnama, mengungkapkan secara stabilitas umum Riau masih terjaga, kenyataan di lapangan menunjukkan Minyakita sangat sulit ditemukan.

"Terkait minyak kita tadi sudah dibahas dengan Kadisperindag. Secara laporan mulai stabil kembali, namun kenyataannya masih sangat langka," ujar Ginda kemarin, Senin 15 Juni 2026.

Tak hanya sulit didapat, Ginda menegaskan bahwa harga Minyakita yang tersedia di pasar atau kedai-kedai tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah pusat. Ia mendesak Disperindag Riau untuk segera turun tangan.

"Ada pun minyaknya, harganya tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Pak kadis perlu turun. Tadi beliau sampaikan akan turun kembali mengecek kepada pihak-pihak yang menjual di pasar maupun di kedai-kedai," tegasnya.

Ginda menyebut bahwa kondisi ini menjadi tantangan di tengah keterbatasan keuangan daerah. Kepala Disperindag Riau,  dalam rapat tersebut menyatakan fokus utamanya adalah menjaga stabilitas dengan kemampuan yang terbatas. Sejauh ini, kecukupan di Riau dinilai cukup, namun tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak, beras, dan cabai tetap harus diantisipasi.

"Kalau ada harga yang tinggi, dinas terkait sedang berupaya turun ke pasar untuk mengantisipasi agar tidak ada lonjakan yang terlalu tinggi. Ini sudah didorong juga dengan BUMD kita," tambah Ginda.

Ke depan, Ginda berharap inspeksi mendadak dilakukan langsung oleh Kepala Disperindag untuk menekan praktik penjualan Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) serta mengembalikan stoknya di masyarakat.*****

 

Terkini