Menteri LH Tinjau Karhutla, 280 Hektare Lahan Gambut Kerumutan Pelalawan Hangus

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:45:38 WIB
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan meninjau lokasi kebakaran di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau

KAMPAR, LIPO - Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama ahli kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Bambang Hero Saharjo meninjau langsung lokasi kebakaran di Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026). 

Peninjauan turut didampingi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal di lapangan.

Tim mengecek area terdampak dan titik rawan munculnya api kembali. Hasil pemantauan mencatat sekitar 4 hektare lahan terbakar di Tambang. 

"Di sini, saya di Kabupaten Kampar, ada 4 hektar yang terbakar dan sudah dipadamkan. Sekarang tinggal pendinginan," kata Jumhur.

Jumhur mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat pemadaman. Ia juga menyoroti peningkatan titik api secara nasional yang kini mencapai sekitar 3.800 titik dalam beberapa hari terakhir.

Dalam kesempatan itu, Jumhur mengungkapkan sekitar 335 perusahaan pemegang konsesi terindikasi memiliki titik api di wilayahnya. Konsesi tersebut tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

"Sekarang terindikasi sudah ada sekitar 335 perusahaan pemilik konsesi di Indonesia yang di wilayah konsesinya ada titik api dan terjadi kebakaran," ujarnya.

Ia menegaskan perusahaan wajib bertanggung jawab menangani kebakaran di konsesinya. Data sementara menyebut hampir 85 ribu hektare lahan konsesi di Indonesia telah terbakar. 

Ahli karhutla Bambang Hero Saharjo turut memeriksa kondisi ekologis lahan untuk merumuskan langkah penanganan dan mencegah api muncul kembali.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan penanganan karhutla di Riau dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, Pemda, Manggala Agni, MPA, BNPB, BPBD dan masyarakat. Satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Meski kondisi umum mulai menurun, Herry menyebut Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan masih menjadi perhatian serius. Kebakaran di sana sudah berlangsung 26 hari dan menghanguskan lebih dari 280 hektare lahan gambut.

"Di Kerumutan itu ada 280 sekian hektar yang terbakar dan hasil kolaborasi kami dengan TNI, dibantu oleh Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan semua stakeholder terkait," ujarnya.

Karena karakter gambut, pemadaman di Kerumutan butuh penanganan intensif dan dukungan operasi udara berkelanjutan.

Herry menambahkan, pemerintah juga fokus pada mitigasi pra-bencana seperti pembangunan embung dan sekat kanal di lahan gambut.

Dampak kesehatan tidak luput dari perhatian. Polda Riau bersama Dinkes Riau dan Pemkab Pelalawan menggelar pemeriksaan kesehatan serentak di Desa Kerumutan, terutama untuk anak-anak yang rawan ISPA. Pembagian masker dan trauma healing juga dilakukan.

"Kita melakukan pengecekan secara serentak di Desa Kerumutan, terutama untuk bisa mengecek berapa adik-adik, anak-anak kita yang terkena ISPA. Lalu kita melakukan pembagian masker, lalu juga kita melakukan trauma healing," kata Herry.

Ia mengapresiasi kehadiran Menteri LH yang dua hari memantau penanganan karhutla di Riau. Peninjauan di Kampar ini menjadi bagian penguatan sinergi lintas sektor untuk menjaga hutan dan lahan Riau.*****

Terkini