21 Puskesmas di Pekanbaru Dijadikan Posko Utama Penanganan Dampak Kabut Asap

Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:15:57 WIB

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menetapkan seluruh Puskesmas di setiap kecamatan sebagai posko utama penanganan dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Sebanyak 21 Puskesmas disiapkan untuk melayani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Layanan di Puskesmas juga diminta tetap buka, termasuk pada hari libur dan tanggal merah.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan langkah ini diambil karena kondisi kabut asap saat ini cukup serius dan berpotensi mengancam kesehatan masyarakat.

"Kita menjadikan setiap Puskesmas yang ada di Pekanbaru sebagai posko utama terkait korban bencana asap yang ada di Kota Pekanbaru," kata Agung, Rabu (26/8/2026).

Agung telah meminta jajaran Dinas Kesehatan menyiagakan petugas kesehatan di seluruh Puskesmas. 

"Di Puskesmas kita menyiapkan ada masker, ada vitamin, termasuk juga peralatan-peralatan untuk penanganan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut)," jelasnya.

Ia menyebut, Puskesmas yang biasanya tutup saat hari libur diminta tetap beroperasi agar masyarakat tetap mendapat layanan kesehatan.

Selain memperkuat layanan kesehatan, Pemko juga mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara terdampak kabut asap. 

Warga diminta menggunakan masker saat keluar rumah dan memperbanyak konsumsi air putih.

Pemko juga melarang masyarakat membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kebijakan itu untuk mencegah munculnya titik api baru yang memperparah kabut asap.

Bagi warga yang melihat kebakaran atau menghadapi kondisi darurat diminta segera melapor ke TRC 112 Pekanbaru AMAN. Layanan itu dapat diakses 24 jam secara gratis.*****

 

Terkini