BBM di Riau Naik Lagi: Pertamax Turbo Jadi Rp20.450, Pertamina Dex Rp26.300

Selasa, 01 September 2026 | 11:56:53 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga sejumlah produk BBM non-subsidi mulai Senin, 1 September 2026. Sementara harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar dipastikan tetap.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga mengacu pada formula pemerintah. Beberapa faktor yang jadi pertimbangan diantaranya harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, dan daya beli masyarakat.

"Penyesuaian ini mempertimbangkan antara lain harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor relevan lainnya termasuk tingkat daya beli masyarakat," kata Kitty, Selasa (1/9/2026).

Ia menegaskan, meski ada kenaikan, Pertamina tetap berkomitmen menjaga kualitas produk dan layanan kepada konsumen.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga terbaru BBM Pertamina per 1 September 2026:

- Pertamax Turbo: Rp18.300 naik jadi Rp19.600 per liter 

- Dexlite: Rp19.700 naik jadi Rp23.700 per liter

- Pertamina Dex: Rp21.150 naik jadi Rp25.200 per liter

- Pertamax: Rp15.950 per liter

- Pertamax Green 95: Rp16.600 per liter

- Pertalite*: Rp10.000 per liter

- Biosolar Subsidi: Rp6.800 per liter

Khusus wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, beberapa jenis BBM juga mengalami kenaikan:

- Pertamax Turbo: Rp19.100 naik jadi Rp20.450 per liter

- Pertamina Dex: Rp22.100 naik jadi Rp26.300 per liter  

- Dexlite: Rp20.550 naik jadi Rp24.750 per liter

Harga yang tidak berubah hanya Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp16.650, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Kitty menambahkan, harga BBM Pertamina memang tidak seragam di seluruh Indonesia. Perbedaan dipengaruhi wilayah pemasaran dan komponen pajak daerah.

"Dengan adanya penyesuaian harga ini tidak merubah komitmen Pertamina Patra Niaga untuk menjaga kualitas produk dan memberikan layanan terbaik kepada konsumen," pungkasnya.*****

 

Terkini