Harga Cabai di Pekanbaru Tembus Rp110 Ribu per Kilogram, Ginda Minta Pasar Murah Digencarkan

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:21:28 WIB
Ginda Burnama/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Harga cabai merah seperti di Pekanbaru terus melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini semakin memberatkan masyarakat di tengah ekonomi yang sedang sulit.

Tiga hari terakhir, harga cabai di tingkat pengecer sudah menembus angka Rp110 ribu per kilogram. Kenaikan ini pun mendapat perhatian dari Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Pekanbaru, Ginda Burnama.

Menurut Ginda, pemerintah provinsi perlu lebih banyak turun ke pasar untuk menggelar pasar murah. Langkah ini bisa dilakukan melalui BUMD agar harga cabai bisa lebih terkendali.

"Terkait harga cabai yang naik hari ini, pemerintah provinsi lebih banyak turun untuk pasar murah. Dengan melalui BUMD kita langsung, dengan begitu pasti bisa menjaga harga," ujarnya, Selasa 6 Oktober 2026.

Ginda juga menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai turut dipengaruhi oleh dinamika di lapangan. Untuk itu, meminta pemerintah kabupaten dan kota juga harus ikut bergerak mengimbangi langkah provinsi.

"Kalau provinsi turun dengan pasar murah, tapi kabupaten dan kota tidak turun, tentu itu tidak memberikan dampak positif," katanya.

Ia menegaskan, pemerintah kabupaten dan kota harus selaras dengan provinsi dalam menggelar pasar murah bagi masyarakat. Selain itu, penentuan pasar induk di kabupaten dan kota juga perlu segera dilakukan agar harga bisa terkontrol melalui satu pintu.

"Artinya kabupaten/kota dan provinsi harus selaras turun ke masyarakat dengan membuat pasar murah, dan dapat segera menentukan pasar induk di kabupaten/kota agar harga dapat terkontrol nantinya dengan satu pintu," pungkas politisi Gerindra ini.*****

 

Terkini