Terkendala Fiskal, Riau Tawarkan Pelabuhan Buruk Bakul ke Investor untuk Tembus Pasar Asia Tenggara

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:35:04 WIB

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi Riau mulai mencari pintu baru untuk menggenjot perdagangan regional. Kawasan Buruk Bakul disiapkan sebagai calon pelabuhan strategis untuk membuka akses pasar Asia Tenggara.

Wacana ini mengemuka saat Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menerima audiensi Ketua KADIN Dumai, Zulfan Ismaini, di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (9/10/2026).

Zulfan menyebut Buruk Bakul punya posisi kunci untuk memperkuat perdagangan Riau. Jika dikembangkan menjadi pelabuhan, kawasan itu diyakini mampu menarik investasi dan menggerakkan industri di pesisir.

"Kami melihat kawasan Buruk Bakul memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari penguatan perdagangan Riau di kawasan Asia Tenggara," kata Zulfan.

Namun, Plt Gubernur SF Hariyanto mengakui, tantangan terbesar saat ini adalah keterbatasan fiskal daerah. Karena itu, setiap proyek infrastruktur harus dikawal dengan dokumen perencanaan matang dan kepastian dukungan pusat agar dilirik investor.

Ia mencontohkan proyek jembatan di Bengkalis yang sudah lengkap secara perencanaan - mulai dari desain, AMDAL, hingga studi kelayakan - namun masih butuh jaminan pemerintah pusat dan investor.

"Kita sudah menyiapkan perencanaan untuk pembangunan jembatan di kawasan Bengkalis, termasuk desain, analisis mengenai dampak lingkungan dan studi kelayakannya. Sekarang yang perlu kita dorong adalah bagaimana mencari investor," tutur SF Hariyanto.

Di tengah keterbatasan itu, Pemprov mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan generasi muda untuk menghadirkan ide yang realistis dan berkelanjutan.

"Kita ingin anak-anak muda yang punya semangat membangun ikut ambil bagian. Kalau ada ide dan peluang yang bisa kita kerjakan bersama, mari kita susun dengan jelas agar tanggung jawab pemerintah dan dunia usaha bisa berjalan seiring," ujarnya.

Selain pelabuhan, KADIN juga mendorong optimalisasi promosi. Fasilitas Sumatra Promotion Center di Batam dinilai strategis untuk mengenalkan produk unggulan Riau ke jaringan bisnis internasional, termasuk melalui ajang Riau Expo.

"Kami ingin Riau Expo menjadi ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon investor dan mendorong terbentuknya kerja sama konkret," tutup Zulfan.*****

 

Terkini