Edy Natar Apresiasi Langkah Kapolda Riau Grebek Gudang BBM di Kampar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 14:08:34 WIB
Edy Natar Nasution/ist

PEKANBARU, LIPO – Langkah tegas Kapolda Riau, Irjen Pol Arman Achdiat, dalam memberantas mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) mendapat respons positif. 

Tokoh masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, menyampaikan apresiasi tinggi atas penggerebekan gudang BBM ilegal di Jalan Pancasila, Desa Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2026) malam.

Aksi cepat yang dilakukan oleh personel Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Riau tersebut dinilai sebagai angin segar bagi penegakan hukum di Bumi Lancang Kuning. "Ini sebuah langkah positif Kapolda Riau yang perlu diapresiasi oleh seluruh masyarakat Riau," ujar Edy Natar saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (21/10/2026).

Desak Penertiban Menyeluruh dan Selidiki SPBU Nakal

Meski memuji tindakan tersebut, Koordinator Gerakan Mengembalikan Kedaulatan Rakyat (GMKR) ini menegaskan bahwa momentum ini tidak boleh berhenti sebagai aksi seremonial belaka.

Menurutnya, Kapolda Riau harus menunjukkan keseriusan yang konsisten karena gudang BBM ilegal ditengarai masih menjamur di hampir seluruh kabupaten di Provinsi Riau. Edy menyoroti banyaknya laporan digital dari masyarakat yang berseliweran di jagat maya.

Informasi mengenai titik-titik penimbunan hingga keterlibatan belasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nakal sangat mudah ditemukan dan sempat viral dalam beberapa hari terakhir. "Kapolda perlu menunjukkan keseriusannya dalam menertibkan gudang BBM ilegal yang sangat banyak tersebar di berbagai lokasi.

Di media sosial, data penimbunan BBM sangat banyak diunggah masyarakat. Tidak hanya dugaan lokasi penimbunan, belasan lokasi SPBU nakal yang diduga juga ikut bermain sangat mudah ditemui," tambahnya.

*Minta Kapolda Sikat Habis Oknum Pembeking*

Lebih lanjut, pria yang dikenal dengan julukan "Ular Makan Linggis" semasa dinas aktif di TNI karena integritasnya yang lurus ini, meminta Kapolda Riau tidak gentar menghadapi potensi adanya sokongan dari oknum aparat di balik bisnis haram ini.

Edy menegaskan, komitmen daerah harus sejalan dengan instruksi pusat, di mana Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri tengah gencar melakukan bersih-bersih terhadap mafia sektor energi.
"Presiden Prabowo dan Kapolri sedang berjuang keras melawan para mafia BBM ini, dan kebijakan ini harus didukung penuh oleh jajaran di bawahnya," tegas mantan Danrem 031/Wirabima tersebut.

Ia mengimbau Kapolda Riau untuk mengambil tindakan tanpa pandang bulu, sekalipun melibatkan personel dari institusi TNI maupun Polri. Bagi Edy, menjaga murwah institusi jauh lebih berharga daripada melindungi segelintir pelanggar hukum.

"Saya menyampaikan ini semata-mata atas rasa kecintaan saya kepada institusi TNI maupun Polri selaku orang yang pernah dibesarkan di institusi terhormat ini. Lebih baik korbankan satu dua orang oknum nakal yang mencoba mengotori institusi terhormat ini, daripada membiarkan mereka menghancurkan nama baik institusi TNI/Polri," tutupnya.(***)

Tags

Terkini