Bentuk Penghormatan Sejarah, Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru Gunakan Nama Pendiri Pekanbaru

Selasa, 03 November 2026 | 10:13:00 WIB
Wako Agung Nungroho Meninjau Gerbang Tol Pekanbaru

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi mengusulkan nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah sebagai nama untuk gerbang tol yang menghubungkan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang.

Usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan, penamaan gerbang tol dengan nama tokoh pendiri Pekanbaru itu merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan jasa para pendahulu.

Ia berharap penamaan itu bisa menjadi warisan atau legacy bagi pemerintah dan masyarakat Kota Pekanbaru agar tidak melupakan sejarah.

"Kita tidak melupakan pendahulu kita, sehingga generasi mendatang tetap mengenal sosok yang memiliki peran penting dalam berdirinya Pekanbaru," ujar Agung, Senin (2/11/2026).

Diketahui, usulan nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah untuk pintu tol dalam kota itu sebenarnya telah dilontarkan Agung sejak April 2026 lalu. Usulan tersebut mendapat dukungan penuh dari kalangan lembaga adat Melayu.

Penamaan itu dinilai sebagai upaya menjaga identitas sejarah dan budaya Melayu di tengah masifnya pembangunan infrastruktur modern di Pekanbaru.

Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Seksi 2.7 Ruas Kota Pekanbaru pada Kementerian PU, Eva Monalisa Tambunan, usai Rapat Penyelesaian Ancaman Gangguan Hambatan dan Tantangan (AGHT) Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Pekanbaru-Rengat (Seksi Lingkar Pekanbaru) di Ruang Mulia, Hotel Premiere, Selasa (14/4/2026) menyampaikan bahwa panjang jalan tol dalam Kota Pekanbaru mencapai 13,5 kilometer.

Jalur tol dalam kota tersebut menghubungkan Gerbang Tol Dumai-Pekanbaru dengan ruas Pekanbaru-Kampar.

Pemko Pekanbaru berharap, nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah tidak sekadar menjadi identitas fisik sebuah gerbang tol, melainkan menjadi pengingat bagi masyarakat tentang sejarah panjang berdirinya Kota Pekanbaru.

Dengan penamaan ini, pembangunan infrastruktur modern diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pelestarian sejarah dan penghargaan terhadap tokoh-tokoh pendiri daerah.*****


 

Terkini