Diskop dan UKM Inhil Bersama Pemcam Tembilahan dan BRK Buka Outlet Pelayanan Terpadu Salurkan BPUM


Diskop dan UKM Inhil Bersama Pemcam Tembilahan dan BRK Buka Outlet Pelayanan Terpadu.


Diskop dan UKM Inhil Bersama Pemcam Tembilahan dan BRK Buka Outlet Pelayanan Terpadu Salurkan BPUM

Rabu, 24/11/2021 | 06:32

TEMBLAHAN, LIPO - Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Pemerintah Kecamatan Tembilahan dan Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Tembilahan terus berupaya agar Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) bisa tersalur seluruhnya kepada masyarakat.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuka outlet layanan terpadu di halaman Kantor Camat Tembilahan, yang khusus melayani proses pencairan BPUM yang belum disalurkan dan diambil oleh para penerima manfaat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Diskop dan UMKM Inhil Ir H Tengku Eddy Efrizal MP diwakili Sekretaris Feri Irawan SE MSi, Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan, Penguatan dan Perlindungan Usaha Kecil Aldi Kusnandar, Camat Tembilahan H Lukman Hakim didampingi Sekretaris Umarullah Missasi dan Kasi Kesejahteraan Sosial (Kesos) Raja Elvayanti, Customer Service BRK Cabang Tembilahan, Robi Aditya dan anggota, serta sejumlah masyarakat penerima manfaat BPUM.

Camat Tembilahan Lukman Hakim diwakili Sekretaris Umarullah Missasi menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau ini bisa terserap dan tersalurkan secara maksimal, sehingga dapat membantu meringankan beban masyarakat terutama dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Alhamdulillah, hari ini kita bersama Dinas Koperasi dan UKM serta Bank Riau Tembilahan membuka pelayanan untuk pencairan BPUM di Kantor Camat Tembilahan. Ini tentunya sangat membantu masyarakat kita yang sampai sekarang belum melakukan pencairan dana bantuan," ujar pria yang akrab disapa Umar ini disela-sela kegiatan, Senin 22 November 2021.

Adapun kendala di lapangan yang menyebabkan masih adanya masyarakat yang belum mencairkan BPUM, dijelaskan Umar, diantaranya ketidaksesuaian data diri saat melakukan pendaftaran dengan nama atau nomor NIK yang tercantum di e-KTP, serta ketidaktahuan masyarakat terkait proses pencairan dan lain-lain.

"Data terakhir yang kami terima, masih ada sebanyak 73 penerima manfaat yang belum mengambil bantuan ini. Jadi, kami berinisiatif membuka pelayanan untuk penyaluran bantuan disini," terangnya seraya mengungkapkan bahwa pihak Pemerintah Kecamatan sudah melakukan pemberitahuan secara berjenjang, baik melalui surat maupun telepon secara langsung.

Customer Service BRK Canang Tembilahan Roby Aditya mengatakan, kerjasama untuk membuka outlet layanan bagi masyarakat yang belum menerima BPUM ini bertujuan agar bantuan tersebut bisa tersalurkan hingga 100 persen.

"Untuk proses pencairan ini bisa dilakukan di seluruh cabang Bank Riau Kepri. Dan jumlah yang sudah mencairkan dana bantuan untuk wilayah Kabupaten Inhil, baik melalui Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan, Sungai Guntung dan Kotabaru adalah sebanyak 187 orang," katanya.

Terkait batas waktu pencairan dana tersebut, lanjut Robi, akan dilakukan hingga tanggal 30 November 2021 mendatang, sesuai dengan informasi yang mereka terima sebelumnya.

"Namun kami masih menunggu arahan selanjutnya terutama mengenai pencairan yang ditangguhkan, dikarenakan adanya nama atau NIK penerima yang berbeda saat mendaftar dengan yang tercantum di e-KTP," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskop dan UKM Ir H Tengku Eddy Efrizal MP melalui Sekretaris Feri Irawan SE MSi berharap dengan upaya ini dapat lebih mendekatkan pelayanan dan memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pencairan dana bantuan tersebut.

Oleh karenanya, masyarakat yang namanya masuk dalam daftar penerima diimbau mendatangi Kantor Camat Tembilahan agar dana BPUM ini bisa segera dicairkan.

"Warga yang namanya masuk dalam daftar penerima manfaat agar datang dengan membawa persyaratan yang telah diinformasikan," imbaunya.

Adapun persyaratan yang harus dibawa masyarakat saat ingin melakukan pencarian dana tersebut yaitu KTP asli dan fotokopi sebanyak 3 lembar, membawa materai 10.000 sebanyak 1 lembar dan surat keterangan usaha asli dari lurah dan fotokopi 3 lembar.

"Semoga masyarakat bisa memanfaatkan momen ini sehingga penyaluran dana BPUM dari APBD Provinsi Riau tersebut dapat segera terealisasi dengan baik," imbuhnya.(ADV)




Pelayanan Terpadu Salurkan BPUM

Pelayanan Terpadu Salurkan BPUM

Pelayanan Terpadu Salurkan BPUM

     

Outlet layanan terpadu di halaman Kantor Camat Tembilahan

Outlet layanan terpadu di halaman Kantor Camat Tembilahan

Pihak Diskop dan UKM Inhil bersama Sekcam Tembilahan dan BRK Tembilahan/ist

   
Nasional Daerah
Politik Hukrim
Ekonomi Otomotif
Sport Internasional
Hiburan Bandar Serai
Lifestyle Tekno
Travelling    
   
Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index
   
>