Selasa, 02 Juni 2020
Follow:
 
Presiden Jokowi Minta Menteri Tak Buat Kebijakan Jangka Panjang, Ini Alasannya

elpi | Nasional
Kamis, 03/10/2019 | 08:43:14 WIB
JAKARTA, LIPO - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta para menteri Kabinet Kerja sudah tak bisa mengambil kebijakan yang bersifat jangka panjang sampai berakhir masa jabatan 20 Oktober mendatang. Hal itu juga berlaku bagi menteri yang menjadi pelaksana tugas (Plt) menteri.

"Sejak satu bulan ini presiden meminta para menteri untuk tidak mengambil langkah-langkah strategis yang berdampak jangka panjang," kata Pramono di kantornya, Jakarta, Rabu (2/9/2019).

Setidaknya terdapat tiga Plt menteri: Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri selaku Plt Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo selaku Plt Menteri Hukum dan HAM, serta Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution sebagai Plt Menteri Koordinator Pembangungan Manusia dan Kebudayaan.

Pramono menyebut para Plt menteri ini juga hanya sebatas menyelesaikan kebijakan yang belum selesai di sisa masa jabatan 2014-2019. Ia mencontohkan Darmin yang masih harus menuntaskan penyusunan kebijakan terkait dengan perizinan.

"Semua harus dilaporkan kepada Presiden dalam rapat terbatas. Sehingga dengan demikian dalam waktu 18 hari ini menyelesaikan hal-hal berkaitan dengan kebijakan yang belum terselesaikan," ujarnya.

Pramono mengatakan para Plt menteri juga dilarang melakukan rotasi pejabat di lingkungan kementerian masing-masing, mulai dari pejabat eselon I, eselon II, dan eselon III.

Mereka, kata Pramono, fokus untuk menyelesaikan tugas-tugas internal di sisa waktu 18 hari ini.

"Sekarang ini enggak bisa karena sudah kita batasin, sehingga hampir para menteri tidak bisa ambil kebijakan yang berdampak panjang, kecuali mendapatkan izin dari presiden dan wakil presiden," tuturnya.

Jokowi yang terpilih kembali lewat Pilpres 2019 rencananya akan dilantik menjadi Presiden RI periode 2019-2024 pada 20 Oktober mendatang. Ia akan memimpin bangsa dan negara Indonesia bersama Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin.(lipo*3/cnn.ind)





Berita Lainnya :
 
  • Hasilkan 7 Ton Perhektar, STII Inhil Panen Raya Tanaman Padi dengan Teknologi Migo dan Trisakti
  • Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
  • Kasus PDP Baru Masih Muncul di Kabupaten Kota, Penambahan Tercatat 18 Orang
  • Hari Lahir Pancasila Jadikan Momentum Bangkitkan Semangat Persatuan Lawan Covid-19
  • Hasil Tes Swab, 222 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Covid-19
  • Disdik Pekanbaru akan Gelar PPDB 1-7 Juli 2020
  • 59 Orang PDP yang Meninggal Dunia di Pekanbaru Hasil Swabnya Negatif
  • Positif Corona Tembus 151.466, Presiden Iran: Kondisi Saat Ini Cukup Stabil
  • Alhamdulillah, Warga Mempura Siak Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index