Kabut Asap Tak Kunjung Hilang, Alat Pemurni Udara Habis Diborong Warga Pekanbaru

alfi | Daerah
Minggu, 22/09/2019 - 14:16:42 WIB
Petugas medis memberikan penanganan kesehatan kepada masyarakat terdampak kabut asap di Pekanbaru/ant
PEKANBARU, LIPO - Warga Kota Pekanbaru selama dua pekan terakhir banyak memburu alat pemurni udara (air purifier) mengingat bencana asap masih berlangsung di Ibu Kota Provinsi Riau ini.

"Saya sudah mendatangi lima toko elektronik tapi stok alat pemurni udara sudah habis semua," kata Wati, warga Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru, Minggu.

Dia mengatakan, kalaupun alat itu ada, harganya sudah melambung hingga dua kali lipat dan harus pesan dulu.

Beberapa toko eletronik meminta konsumen meninggalkan nomor telepon agar bisa dihubungi ketika alat penjernih udara itu tiba.

"Saya sudah meninggalkan nomor telepon kemarin tapi hingga saat ini belum dihubungi," katanya.

Ivan, salah satu petugas toko elektronik di Jalan Tuanku Tambusai mengaku barang tersebut sudah laris diburu warga mengingat kualitas udara masih tidak sehat.

"Biasanya memang jarang yang beli alat ini. Mungkin ini ada bencana saja sehingga laris," katanya.

Kokoh salah satu pemilik toko elektronik di Jalan Harapan Raya mengaku biasanya hanya menyediakan maksimal dua alat di tokonya karena barang tersebut jarang yang beli saat kondisi normal.

"Sebenarnya ini barang tidak laku. Kami stok dua barang dalam setahun, itu pun susah lakunya. Cuma saat ini ada bencana asap saja sehingga banyak dicari orang," katanya.

Dia menuturkan alat pemurni udara ukuran kecil untuk ruangan 21 meter persegi dalam kondisi normal harganya sekitar Rp1,5 juta per unit.

Saat ini harganya melambung berkisar Rp2,7 juta hingga Rp3,5 juta untuk ukuran yang sama dengan beragam merek.

Mengingat banyaknya permintaan, Kokoh mengaku harus pesan ke Jakarta dan harus diantar menggunakan pesawat terbang agar lebih cepat sampai ke Pekanbaru. "Itu yang membuat harganya jauh lebih mahal," ujarnya.

Dia juga mengatakan pesanan ke Jakarta tidak bisa banyak karena banyak toko di Pekanbaru yang memesan alat serupa sehingga setiap toko biasanya hanya dikirimi dua unit saja.

Menurutnya, bencana asap tidak hanya terjadi di Kota Pekanbaru melainkan juga terjadi di Jambi, Sumatera Selatan dan Kalimantan sehingga permintaan alat pemurni udara kian banyak.

Saat ini kualitas udara di Kota Pekanbaru tergolong sangat tidak sehat sesuai informasi Indeks Standar Pencemar Udara pada PM10 hampir menyentuh angka 300.

Akibat asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan, sekolah diliburkan selama dua minggu, PNS perempuan yang hamil dipekerjakan di rumah, banyak orang mengungsi serta ribuan orang terganggu kesehatannya.(lipo*3/ant)

.::: Pemerintah Kabupaten Bengkalis :::.
Kamis, 28/05/2020 - 06:07:24 WIB
Nekat Gelar Aksi Demo Saat PSBB, Empat Pemuda Diancam Empat Bulan Penjara
Kamis, 28/05/2020 - 06:02:57 WIB
Berakhir Hari Ini, Plh Bupati Bengkalis: PSBB Tidak Diperpanjang
Jumat, 22/05/2020 - 05:14:22 WIB
Kadis Diskominfotik Bengkalis Bantah Tudingan Ketua PWI Terkait Website Covid-19 Mubazir
Kamis, 21/05/2020 - 23:58:28 WIB
Pemerintah Bengkalis Dinilai Mubazir Buat Dua Website Update Corona Bengkalis
Selasa, 19/05/2020 - 05:25:21 WIB
Sosialisasi Dinilai Kurang, Penerapan PSBB di Bengkalis Tak Optimal
Selasa, 19/05/2020 - 05:08:24 WIB
Pansus Covid -19 DPRD Bengkalis Temukan APD dari Dinas Kesehatan Tidak Standar
Rabu, 13/05/2020 - 22:51:48 WIB
58 Pegawai UPT Puskesmas Lubuk Muda Bengkalis Lakukan Rapid Test, Hasilnya 34 orang Reaktif
Kamis, 30/04/2020 - 05:53:37 WIB
Pemdes LubuK Muda Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Untuk ODP Covid-19
Kamis, 23/04/2020 - 08:24:08 WIB
Kadiskes Riau: Bengkalis Belum Masuk Zona Merah COVID-19
Rabu, 22/04/2020 - 10:19:12 WIB
Satpolair Polres Bengkalis Amankan Satu Kapal Pukat Harimau Asal Malaysia
Senin, 20/04/2020 - 14:13:24 WIB
Mulai Hari Ini, Warga Dumai yang Datang ke Bengkalis Wajib Karantina Mandiri
Jumat, 17/04/2020 - 06:55:17 WIB
Lapas Bengkalis Ancam Cabut Asimilasi Napi yang Berulah
Selasa, 14/04/2020 - 17:12:18 WIB
Seluruh ASN di Pemkab Bengkalis Dilarang Pergi Keluar Daerah dan Mudik Idul Fitri
Selasa, 14/04/2020 - 12:12:52 WIB
TP PKK Api-api Bengkalis Bagikan 1.500 Masker untuk Masyarakat
Minggu, 12/04/2020 - 13:41:39 WIB
Nur Azmi Hashim Pimpin Pembagian 1000 Masker dan Hand Sanitizer untuk Masyarakat
Kamis, 09/04/2020 - 19:58:17 WIB
Video Conference, Gubri Syamsuar Berikan Arahan Terkait PSBB
Rabu, 08/04/2020 - 06:37:08 WIB
Pemkab Bengkalis Anggarkan Rp182,7 Miliar Penanganan COVID-19
Rabu, 08/04/2020 - 05:56:42 WIB
Galang Donasi, Puskesmas Bukit Batu Bagi-bagi Masker ke Masyarakat
Sabtu, 04/04/2020 - 07:31:28 WIB
Pemkab Bengkalis Pangkas Tujuh Paket DAK Senilai Rp43,9 Miliar
Jumat, 03/04/2020 - 18:54:32 WIB
Tangani Covid-19, Bengkalis akan Alihkan Rp113 Miliar dari APBD 2020
   
Nasional Daerah
Politik Hukrim
Ekonomi Otomotif
Sport Internasional
Hiburan Bandar Serai
Lifestyle Tekno
Travelling    
   
Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index