Kamis, 06 08 2020
Follow:
 
Saat Rapat KOPEK, Bupati Inhil Nyatakan Komit Cari Solusi Problema Harga Kelapa

Elfi | Inderagiri Hilir
Jumat, 15/02/2019 | 19:35:13 WIB
TEMBILAHAN, LIPO - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyatakan komitmennya, untuk terus mencarikan solusi atas problema harga kelapa masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini saat menjadi pembicara pada forum rapat pemantapan Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK) di Karangasem, Bali, Jum'at 15 Februari 2019.

"Saat ini, kami serius dan fokus mencari solusi fluktuasi harga kelapa. Berbagai langkah telah kita tempuh sejak tahun 2014 silam," pungkasnya dihadapan para peserta rapat.

Peserta rapat pemantapan itu sendiri merupakan para Kepala Daerah penghasil kelapa se-Indonesia yang tergabung sebagai anggota Kopek, seperti Bupati Karang Asem, Bupati Gorontalo, Bupati Agam, Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Maluku Tenggara Barat, Bupati Penajam Paser Utara, Bupati Kepulauan Sula, Bupati Tanimbar, Bupati Buol dan Bupati Selayar.

Bupati Inhil menuturkan, sejumlah terobosan program untuk mengatasi persoalan harga kelapa telah disusun dan tengah memasuki tahapan pelaksanaan, salah satunya adalah Program Pengolahan Produk Turunan Kelapa  yang diintegrasikan dengan penerapan Sistem Resi Gudang.

"Melalui 2 program ini, sektor perkebunan kelapa, khususnya di Kabupaten Inhil menjadi lebih prospektif. Potensi peningkatan harga kelapa di level petani menjadi lebih besar karena pengolahan kelapa menjadi barang jadi atau setengah jadi berada di tangan masyarakat," papar Bupati.

Tidak terhenti pada hilir sektor dan persoalan harga saja, Bupati mengungkapkan langkah terobosan di sektor perkebunan kelapa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Inhil pada hulu sektor yang meliputi program penyelamatan kebun kelapa rakyat.

"Orientasinya adalah produktifitas, yang mana Pemkab Inhil memberikan perhatian khusus pada lahan perkebunan kelapa masyarakat yang rusak akibat banjir ataupu hama yang menyerang," jelas Bupati selaku Kepala Daerah Kabupaten yang berjuluk 'hamparan kelapa terluas dunia' itu.

Hadir mendampingi Bupati Inhil dalam forum rapat pemantapan tersebut, Staf Ahli Bupati Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, Kepala Dinas Perkebunan, H Eddiwan Shasby, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), H Helmi D, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Wanhar serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Nurahman.(adv/Diskominfops/lipo*7)



Berita Lainnya :
 
  • Diduga Provokasi Warga saat Eksekusi Lahan, Seorang Warga Sempat Diamankan Polisi
  • Seramnya! Ketua Gugus Tugas Riau Prediksi Kasus Covid-19 Bisa Mencapai 100 per Hari
  • Pemkab Siak Serahkan Bantuan Anak-anak & Perempuan Dewasa
  • Penghulu Kampung Dosan Serahkan BLT Dana Desa Tahap 4 kepada Warga Terdampak COVID-19
  • Membawa Senjata Tajam saat Pelaksanaan Eksekusi Lahan, Seorang Warga Diamankan Polisi
  • Kabar Terbaru: Provinsi Riau Bertambah 15 Kasus Positif, Terbanyak dari Kabupaten Siak
  • Lagi, Longsor di Inhil Sebabkan 4 Rumah Warga di Tanah Merah Ambruk
  • NasDem Putuskan Berikan Rekom kepada Herry Saputra dan M Khozin untuk Pilkada Meranti
  • Andi Putra-Suhardiman Ambi Goro Bersama dengan Warga Kopah
  •  
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index