Kamis, 04 Juni 2020
Follow:
 
Peras Pengusaha Ayam 100 jt, Tiga Oknum Kades di Kampar Kena OTT

Elfi | Hukrim
Sabtu, 04/04/2020 | 10:58:30 WIB
KAMPAR, LIPO - Tim Tipikor Polres Kampar berhasil ciduk tiga oknum Kepala Desa melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), dalam dugaan tindak pidana pemerasan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, melalui Paur Humas, Deni Yusra, sabtu (04/04).

Ketiga oknum Kepala Desa yang terkena OTT ini berinisial PI (Kades Sari Galuh) , LS (Kades Batang Batindih) dan MU Kades Non Aktif (Desa Tambusai).

"Ada tiga oknum Kades, terkait dugaan pemerasan dengan menggunakan jabatan," jelas Deni kepada www.liputanoke.com saat dikonfirmasi. 

Barang bukti yang diamankan Tim Tipikor dari ketiga oknum Kades tersebut berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta, 3 buah stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan 5 unit HP.
 
Dijelaskan Paur Humas Polres Kampar, peristiwa ini berawal pada Selasa siang (31/03), saat itu PI selaku Kades Sari Galuh, bersama LS Kades Batang Batindih, dan MU Kades Non Aktif Desa Tambusai, mendatangi lokasi proyek pembangunan pabrik atau kandang ayam milik PT. Wilkon yang berlokasi di Wilayah Desa Sari Galuh Kec. Tapung.

Sesampai di lokasi mereka langsung menutup akses pintu keluar masuk dengan cara melintangkan 2 mobil yang mereka bawa di depan pintu masuk proyek. 

Adapun tujuannya supaya kegiatan proyek berhenti sehingga Pimpinan Proyek menemui mereka, guna membicarakan permohonan para Kepala Desa ini yang meminta agar mereka ditunjuk sebagai pemasok material untuk pembangunan proyek tersebut.

Dilanjutkan Paur Humas, tidak hanya itu, para oknum Kepala Desa ini meminta uang sebesar Rp 100 juta kepada pihak perusahaan sebagai uang koordinasi dengan tiga desa. Mereka mengancam pihak perusahaan apabila tidak diberikan maka kegiatan pembangunan pabrik akan mereka hentikan.

Selanjutnya, pada Kamis pagi (02/04), tersangka PI kembali berkomunikasi dengan pihak perusahaan dan kembali mengancam jika sampai sore ini uangnya tidak diserahkan, maka proyek pembangunan pabrik kandang ayam tersebut akan mereka tutup dan jalan akses tidak boleh lagi dilewati pihak PT. Wilkon, atas ancaman ini akhirnya pihak perusahaan terpaksa menuruti keinginan para Kades ini.

Selanjutnya pada Kamis pagi (02/84), Aparat Kepolisian mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada penyerahan uang sebesar Rp.100 juta kepada oknum Kepala Desa, yang diduga melakukan tindak pidana korupsi dan pemerasan.

Atas informasi itu Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK, memerintahkan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri SH, SIK bersama Kanit IV Iptu Marupa Sibarani, dan Panit Reskrim Polsek Tapung Iptu Aulia Rahman, serta Unit Tipikor Polres Kampar mendatangi Lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Di TKP Tim menemukan 8 orang yang sedang berkumpul dan mendapati uang tunai sebesar Rp 100 juta diatas meja sebagai barang bukti atas kasus ini, selain itu juga diamankan 3 buah stempel, selembar kwitansi tanda terima uang dan 5 unit HP. Ke-8 orang ini serta barang bukti yang ditemukan petugas kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Mereka minta dijadikan pemasok material pembangunan proyek. Mereka juga minta uang 100 juta. Pihak perusahaan terpaksa menyerahkan uang," terang Deni. 

Untuk ketiga oknum Kades tersebut telah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi di Polres Kampar, lalu dilakukan Gelar Perkara di Ditreskrimsus Polda Riau.

Dari 8 orang yang diamankan tersebut berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah ditetapkan 3 orang tersangka untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (lipo*1)



Berita Lainnya :
 
  • Polda Riau Musnahkan 2 kg Sabu Hasil Kejahatan
  • Pemkab Siak Persiapkan Penerapan New Normal
  • Laka Lantas di Traffic Light, 2 Pengendara Sepeda Motor Dilarikan ke RSUD Puri Husada
  • 3 Pasien Positif Covid-19 di Riau Kembali Dinyatakan Sembuh, Tingkat Kesembuhan Diangka 83%
  • Disaat dr.Fahdiansya Sibuk Cari Dukungan & Pasangan, Indra Putra Kembali Terlihat Merapat ke PKB
  • Kades Bukit Petaling Selurkan BLT Kepada 99 KK Terdampak Covid-19 Tepat Sasaran
  • Kejati Riau Terus Usut Dugaan Belanja Jasa Publikasi Sekwan DPRD Riau
  • Ketua PKB Kuansing Ingatkan dr.Fahdiansya Tak Mudah Ganti Pasangan, Kecuali dari Kader Partai
  • Forkopimda Inhu Gelar Sosialisasi Prosedur Standar New Normal Ditempat Fasilitas Umum
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index