Minggu, 25 Oktober 2020
Follow:
 
6 Campuran Kopi yang Sebaiknya Dihindari

elpi | Lifestyle
Jumat, 25/09/2020 | 06:37:45 WIB
Kopi dapat disajikan dengan beragam alternatif./int
TERKAIT:
 
 
JAKARTA, LIPO - Kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Secangkir kopi hangat bertemankan camilan gurih lain menjadi kenikmatan yang dicari orang seharian.

Kopi dapat disiapkan dan disajikan dalam berbagai cara, seperti espresso, France press coffee, caffe latte, atau kopi kaleng yang siap saji. Kopi juga memiliki sejumlah manfaat dalam kesehatan. Kopi dapat membantu kita merasa lebih berenergi, membakar lemak, dan meningkatkan kinerja fisik.

Kopi juga dapat menurunkan risiko beberapa penyakit, seperti diabetes tipe 2, kanker, Alzheimer, dan Parkinson. Faktanya, kopi bahkan dapat meningkatkan umur panjang. Karena kopi memiliki banyak manfaat, penting untuk menjaga kualitasnya.

Cara menjaga kualitas kopi pun bisa dilakukan melalui berbagai cara, dimulai dengan menghindari beberapa campuran yang umumnya ditambahkan ke dalam kopi. Berikut adalah enam hal yang tidak boleh ditambahkan ke dalam kopi, seperti dilansir Times of India.

1. Pemanis buatan
Pemanis buatan seperti sakarin, sukralosa, dan aspartam, secara signifikan memengaruhi bakteri usus di saluran pencernaan dan dapat menyebabkan intoleransi glukosa dalam jangka panjang. Ini membuat orang berisiko terkena diabetes tipe 2, selain juga bisa menyebabkan masalah perut.

2. Krimer berperisa
Krimer berperisa, sarat dengan gula dan aditif yang menyebabkan peningkatan kadar kolesterol. Selain itu, krimer juga dapat merusak sistem pencernaan. Sebaiknya, gunakan susu biasa dalam kopi sebagai pengganti krimer berperisa.

3. Gula tebu
Jika ditambahkan dalam jumlah yang terkontrol, gula tebu tidak memiliki efek berbahaya. Tetapi, banyak orang cenderung menggunakannya dalam jumlah berlebihan hingga dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti meningkatkan risiko diabetes, obesitas, dan masalah jantung.

4. Krimer instan
Krimer instan pastinya mengandung minyak, gula, dan pengental. Lebih buruk lagi, minyaknya adalah jenis terhidrogenasi parsial. Krimer instan dikemas dengan pengawet seperti natrium fosfat yang meningkatkan risiko masalah jantung. Oleh karena itu, krimer ini harus selalu dihindari.

5. Sirup perasa
Tidak diragukan lagi bahwa sirup dengan rasa seperti vanila, hazelnut, karamel, dan lainnya, dapat membuat minuman kopi jauh lebih nikmat. Tapi sirup ini mengandung banyak gula yang membahayakan tubuh. Di samping itu, sirup dapat menyebabkan penambahan berat badan dan berbagai penyakit lainnya.

6. Kental manis
Kental manis adalah salah satu bahan paling tidak sehat yang biasanya ditambahkan ke kopi. Dua sendok makan kental manis saja sudah mengandung 22 gram gula dan 130 kalori. Jadi, daripada mencampurkan kental manis, cobalah susu murni tanpa gula.(lipo*3/rol)




Berita Lainnya :
 
  • Dukung Pariwisata Bahari, PUPR Riau Akan Bantu Ajukan APBN untuk Perbaikan Jalan di Pulau Rupat
  • Agresif & Tegas! Kapolda Riau: Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Sabu & Amankan 5 Tersangka
  • Rekor Baru Lagi! Hari ini di Riau Kasus Corona Melonjak, Bertambah 380 Positif
  • Polisi Amankan Dua Pelaku Diduga Pengedar Sabu di Sungai Mandau
  • DPAD Inhil Tampilkan Anak Berbakat Mendongeng di Taman Cerita GGTv
  • Ketum PP GP Ansor: Mulut Penghasut Seperti Sugi Layak Dibungkam, Masih Banyak Berkeliaran
  • Tersandung Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Gus Nur Ditangkap Polisi
  • Gubernur Apresiasi Guru di Riau Buat Aplikasi 'Bantu Guru'
  • Oknum Perwira Diamankan Terkait Penangkapan Sabu 16 kg
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2020 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index