Minggu, 31 Mei 2020
Follow:
 
Ditetapkan Tersangka Karhutla, Polda Riau Tahan Petinggi PT SSS

elpi | Hukrim
Rabu, 09/10/2019 | 06:21:29 WIB
PEKANBARU, LIPO - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau telah menahan seorang petinggi perusahaan kelapa sawit PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS), sebagai tersangka dalam perkara kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau pada tahun ini.

Direktur Kriminal Khusus Polda Riau AKBP Andri Sudarmadi di Pekanbaru, Selasa, membenarkan informasi penahanan tersebut. Dia mengatakan petinggi PT SSS yang ditahan berinisial AOH, karena diduga sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap kebakaran di konsesi korporasi tersebut. AOHditahan pada Senin malam (7/10), meski begitu Andribelum bersedia menjelaskan kronologisnya.

"Benar. AOH penanggung jawab untuk tersangka PT SSS ditahan tadi malam," ujarnya singkat.

PT SSS ditetapkan sebagai tersangka Karhutla secara korporasi pada awal Agustus 2019. Penetapan tersangka dilakukan setelah Polda Riau melakukan penyelidikan sejak Februari tahun yang sama. Namun, selang dua bulan Polda Riau baru menetapkan pihak yang dinilai paling bertanggung jawab sebagai tersangka dari perusahaan tersebut.

Polisi menyebut luas lahan perusahaan yang terbakar itu mencapai 150 hektare. Polisi juga menyebut, hasil penyidikan terungkap jika lahan konsesi terbakar akibat kelalaian pihak perusahaan.

Sejumlah direksi perusahaan mulai dari Direktur Utama hingga pimpinan perusahaan lainnya turut dimintai keterangan. Selain itu, sejumlah saksi ahli juga telah dimintai keterangan dalam penyelidikan perkara itu.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengakui bahwa proses penyelidikan hingga peningkatan status ke tahap penyidikan perkara Karhutla melibatkan korporasi membutuhkan waktu lama. Hal itu disebabkan polisi harus benar-benar memperhitungkan konstruksi hukum secara matang, termasuk mempelajari data hingga keterangan dari saksi ahli.

Dia menjelaskan penetapan tersangka korporasi untuk yang pertama kalinya pada 2019 ini berawal dari laporan adanya lahan konsesi yang terbakar di perusahaan tersebut.

Untuk diketahui, bahwa penetapan dan penahanan tersangka itu sendiri dilakukan setelah Inspektur Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi belum genap sepekan menjabat sebagai Kapolda Riau.(lipo*3/ant)



Berita Lainnya :
 
  • Pengerjaan Ruas Jalan Kuala Keritang-Inhil Tunggu Eksekusi
  • DPC PUMA Inhil Terbentuk, Marlis Syarif Harap Keberadaannya Bisa Membantu Masyarakat
  • Usai PSBB, Kabupaten Siak Terapkan Kebijakan New Normal
  • Saat ini Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Riau Mencapai 75,2%
  • Cakada Satu ini Siap Memperjuangkan Cita-cita Pendiri Kabupaten Kuansing
  • Provinsi Riau Jadi Percontohan New Normal oleh Pemerintah Pusat
  • Gumpita Apresiasi dr.Fahdiansya, Sebut Pemilih di Kuansing Cerdas & Rasional
  • 117 Destinasi Wisata di Riau akan Dibuka Kembali, Ini Penjelasan Gubri
  • Sudah Sembilan Hari Nihil Penambahan Kasus Positif COVID-19 di Pekanbaru
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index