Kamis, 06 08 2020
Follow:
 
Corona Masuk Korut, Warga Dari Korsel Dicurigai Sebagai Penyebabnya

ELFI | Internasional
Minggu, 26/07/2020 | 12:26:52 WIB
SEOUL, LIPO - Seorang warga Korea Utara dicurigai terpapar virus corona (covid-19) setelah melakukan kunjungan dari Korea Selatan. Menaggapi hal itu, Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un memimpin pertemuan darurat politbiro. 
Orang itu disebut secara ilegal melintasi perbatasan pada bulan ini.

Media pemerintah KCNA melaporkan, seperti dikutip dilaman online Republika, Kim menyatakan keadaan darurat dan memberlakukan penguncian di kota perbatasan, Kaesong. Kim mengatakan, Korut memasuki situasi kritis karena virus Corona diduga telah masuk situasi kritis karena virus Corona diduga telah masuk ke negaranya.

Menurut laporan KCNA, seseorang yang membelot ke Korsel tiga tahun lalu kembali melintasi perbatasan secara ilegal. Dia diduga terinfeksi virus Corona jenis baru atau Covid-19. 

"Sebuah peristiwa darurat terjadi di Kota Kaesong di mana seorang pelarian yang pergi ke selatan tiga tahun lalu, seseorang yang diduga telah terinfeksi virus ganas kembali pada 19 Juli setelah secara ilegal melewati garis demarkasi," kata laporan KCNA. 

Dalam laporan KCNA tidak secara spesifik menyebutkan hasil tes virus corona dari orang tersebut. KCNA menyebutkan bahwa orang itu telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sampel darah.


Orang itu, kini telah dikarantina dan pejabat kesehatan menyelidiki siapa saja yang melakukan kontak dengan dia. Sementara Kim memerintahkan penyelidikan terhadap unit-unit militer di sepanjang perbatasan.

Korut telah menerima ribuan alat uji virus corona dari Rusia dan negara lain. Korut juga memberlakukan penutupan perbatasan yang ketat. Namun dalam beberapa waktu terakhir, Korut telah melonggarkan pembatasan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Korut juga meningkatkan kampanye yang mengkritik para pembelot, dan menyebutnya sebagai "sampah manusia". 

Korut menyerukan kepada Korsel untuk menindak kelompok yang mengirim pesan propaganda dan bantuan makanan ke Pyongyang. (*5)

Sumber: Repulika Online



Berita Lainnya :
 
  • Samsung Luncurkan Dua Versi Terbaru Galaxy Note 20, Ayo Cek Harganya
  • Upaya Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Siapkan Dana 31 Triliun untuk 13 Juta Pekerja Terima Bansos
  • Pemkab-KASN Selenggarakan Kampanye Virtual Gerakan Nasional Netralitas ASN
  • Bupati Inhil Jadi Pemateri Webinar "Sawit Watch"
  • Dikabarkan Pindah Tugas, Kajari Inhil Dapat Kunjungan dari Sahabat
  • Ke-4 Kalinya Beruntun, Kota Pekanbaru Kembali Raih Opini WTP
  • Hadapi Pilkada Serentak 2020, DPD Repdem Riau Konsolidasikan Kader di 9 Kabupaten
  • Dari Rp191 Miliar Bantuan Covid-19 yang Dianggarkan, Baru Rp162 Miliar Tersalurkan di Riau
  • Kembali Terjadi 29 Kasus Positif di Riau, Tertinggi Masih Dipegang Jawa Timur
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index