Selasa, 02 Juni 2020
Follow:
 
Kabut Asap, Sheila On 7 Pastikan Batal Manggung di Pekanbaru

alfi | Hiburan
Minggu, 15/09/2019 | 06:46:36 WIB
PEKANBARU, LIPO - Manajemen band Sheila On 7 memastikan penyebab grup musik asal Yogyakarta itu batal manggung dalam acara Do Music Festival 2019 akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Hal itu diungkapkan oleh manajer sekaligus pemain bas Sheila On 7 Adam Muhammad Subarkah ketika dihubungi ANTARA dari Pekanbaru, Sabtu.

"Ini keputusan dari saya, ya. Kalau Sheila On 7 harus tampil di kondisi seperti itu (asap) tidak memungkinkan, dan itu dikategorikan force majeure (keadaan kahar)," kata Adam melalui sambungan telepon.

Band yang digawangi oleh Duta (vokalis), Erros (gitar), Adam (bas) dan Brian (drum) seharusnya menjadi bintang tamu utama dalam Do Music Festival 2019 di Kota Pekanbaru pada Sabtu, 14 September 2019. Namun, dua hari sebelum acara, muncul unggahan di akun Instagram @sheilaon7 yang isinya meminta maaf karena tidak dapat ikut serta pada festival tersebut.

Unggahan itu tidak menyebutkan secara rinci penyebabnya pembatalan, hanya tertulis "dikarenakan adanya kondisi non teknis di Pekanbaru yang tidak memungkinkan". Adam akhirnya membenarkan bahwa keputusan itu disebabkan kondisi pencemaran asap karhutla.

"Saya tanya ke mas, jadi kalau datang ke acara yang kondisinya (asap) seperti itu, mau datang gak?," kata Adam balik bertanya.

Ia menegaskan bahwa hubungan manajemen Sheila On 7 dengan penyelenggara festival tetap baik. Keputusan pembatalan manggung itu, lanjutnya, sudah melalui diskusi kedua pihak.

"Dari awal saya menyarankan acara sebenarnya diundur, tapi saya kan cuma sebatas usulan. Tapi kalau acaranya tetap lanjut, itu hak dari penyelenggara. Akhirnya keputusannya adalah saya tidak untuk Sheila On 7 untuk tampil di kondisi seperti itu, tidak memungkinkan," ujar Adam menegaskan.

Kode Group selaku penyelenggara Do Music Festival telah menyatakan acara tersebut dibatalkan. Panitia mengumumkannya melalui Instagram @domusicfestival pada Sabtu dini hari, dengan menyebut alasan kabut asap.

Menanggapi hal itu, Adam menyatakan keputusan itu sudah tepat. "Sudah seharusnya diundur," katanya.

Sementara itu, kabut asap yang menyelimuti Kota Pekanbaru makin pekat akibat karhutla di Riau dan Provinsi Jambi serta Sumatera Selatan. Kualitas udara menurun dan telah masuk dalam kategori "berbahaya" bagi kesehatan.(lipo*3/ant)




Berita Lainnya :
 
  • Hasilkan 7 Ton Perhektar, STII Inhil Panen Raya Tanaman Padi dengan Teknologi Migo dan Trisakti
  • Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
  • Kasus PDP Baru Masih Muncul di Kabupaten Kota, Penambahan Tercatat 18 Orang
  • Hari Lahir Pancasila Jadikan Momentum Bangkitkan Semangat Persatuan Lawan Covid-19
  • Hasil Tes Swab, 222 Pedagang Pasar Raya Padang Positif Covid-19
  • Disdik Pekanbaru akan Gelar PPDB 1-7 Juli 2020
  • 59 Orang PDP yang Meninggal Dunia di Pekanbaru Hasil Swabnya Negatif
  • Positif Corona Tembus 151.466, Presiden Iran: Kondisi Saat Ini Cukup Stabil
  • Alhamdulillah, Warga Mempura Siak Terkonfirmasi Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index