Senin, 18 Juni 2018
Follow:
 
Akhirnya Pemko Pekanbaru Miliki RSD Madani

Elfi | Advertorial
Jumat, 09/02/2018 | 20:26:53 WIB
PEKANBARU, LIPO - Kendati di Pekanbaru banyak RS namun milik Pemerintah masih terbatas. Dengan pertimbangan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berupaya memenuhi pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Yakni dengan  mendirikan rumah sakit milik Pemko Pekanbaru.


Dibawah kepemimpinan Walikota Pekanbaru, Firdaus dan Wakil Walikota Ayat Cahyadi baru - baru ini diresmikan rumah sakit umum yang diberinama Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru. RSD Madani yang berada di Jalan Garuda Sakti KM 2, Kecamatan Tampan dan dibangun dengan konsep green hospital di atas lahan seluas 3,5 hektar. 


Berdirinya RSD Madani ini juga sebagai bukti komitmen awal yang disampaikan oleh Walikota Pekanbaru Dr Firdaus dan Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi untuk memberikan fasilitas kesehatan murah dan berkualitas. RSD Madani ini mempunyai konsep  untuk kesehatan, 70 persen promotif dan prepentif dan 30 persen untuk  kuratif sehingga masyarakat memiliki pemahaman tentang  menjaga kesehatan melalui program dinas terkait.


Luas bangunan RSUD ini mencapai 11.300 m2 di mana nantikan juga akan dilengkapi bangunan masjid seluas 907m2. Pembangunannya menelan biaya sebesar Rp125 miliar. Untuk pembangunan fisik gedung, Pemko Pekanbaru telah menggelontorkan anggaran Rp90 miliar. Sementara untuk Alkes, Walikota Pekanbaru Firdaus MT sudah mengajukan bantuan pengadaan alkes ini sebesar Rp135 miliar ke Kementerian Kesehatan di Jakarta.


"Setelah proses pembangunan beberapa tahun yang lalu, saat ini bisa kita fungsikan dan  mengoperasikan RSD Madani Kota Pekanbaru ini dengan pelayanan yang masih minimal. Ini berkat kerjasama semua pihak, baik pemerintah provinsi kemudian dinas-dinas terkait di provinsi dan juga pemerintah pusat melalui kementerian kesehatan yang telah memberikan proses perizinan sehingga rumah sakit ini dapat beroperasi," kata Walikota. 


Meski masih ada keterbatasan alkes dan peralatan, Pemko berupaya melakukan pelayanan yang maksimal untuk masyarakat. "Ini masih sangat sederhana, kita menjadikan rumah sakit ini rumah care, perhatian untuk masyarakat kita, khususnya yang tidak mampu,"  sebutnya. 


Berdirinya RSD Madani ini, Walikota juga memerintahkan kepada dinas terkait agar pelayanan kesehatan dikejar sampai ke rumah warga, apakah dijemput dengan ambulance dari rumah sakit atau pun dokter datang agar lebih efektif. 


Walikota menyebut, RSD Madani ini merupakan rumah sakit rujukan dan pelayanan. Namun jika butuh tindaklanjut penanganan penyakit Pemko akan merujuk ke rumah sakit yang lebih tinggi. Untuk itu ia harapkan RSUD Arifin Achmad juga bisa sebagai rujukan bagi pasien yang tidak tertangani. 


"Selama ini, ketika ada pasien yang sakit selalu dari puskesmas ke RSUD, begitu juga di kabupaten kota lain. Semestinya bisa diselesaikan oleh rumah sakit rujukan di kabupaten kota tetapi tidak dilakukan itu, langsung ke rumah sakit Arifin Achmad jadi membeludak," sebutnya. 


Lanjutnya, dengan hadirnya RSD Madani ini akan bisa membantu meringankan beban kerja di RSUD Arifin Achmad. Setidaknya warga pekanbaruy dirujuk ke RSD Madani dulu, kalau tidak selesai baru dirujuk ke RSUD Arifin Achmad.


Di RSD Madani ini juga terdapat pelayanan gratis, ada garatis yang permanen dan ada yang juga dibatasi waktunya. Untuk awal,  kata Walikota masih digratis untuk seluruh pelayanan. Sesuai keungan daerah, Pemko juga akan memberikan subsidi kepada rumah sakit. 


Tidak hanya itu, Pemko juga akan bekerjasama dengan BPJS. Hal ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal. "Setelah ini beroperasi maksimal baru kita bekerjasama dengan BPJS,"  sebutnya. 


Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy menyebut, saat ini ada 13 layanan yang diberikan RSD Madani. Seperti layanan gawat darurat, klinik umum dan spesialis.


Ditambahkannya untuk melakukan pelayanan medis RSD Madani sudah memiliki dokter spesialis yang ada di beberapa Puskemas. Setidaknya, ada 18 dokter spesialis yang akan standby  di RSD Madani. 


"Jadi nanti pasien yang memerlukan penanganan dokter spesialis di seluruh Puskesmas rujukan ke RSD Madani," sebutnya. 


Ditariknya, dokter spesialis ke RSD Madani dari Puskesmas tidak akan mengurangi kualitas pelayanan kesehatan di tingkat bawah. Sebab Diskes sudah melakukan analisa beban kerja terhadap tenaga medis yang akan digeser di RSUD Pekanbaru.


"Usulan penambahan tenaga medis yang disampaikan Pemko Pekanbaru ke Kemenpan RB mkasih diproses," sebutnya. 


Ia optimis pihaknya akan lebih gampang melakukan usulan tersebut. Tidak hanya penambahan petugas, tapi juga usulan bantuan dana baik kepada Pemprov Riau maupun ke Pemerintah Pusat.


Plt Direktur Utama RSD Madani menyebut, ke depan masih banyak yang harus dipersiapkan sesuai visi misi walikota, tentang bidang kesehatan unggulan di pekanbaru. ke depan, kata dia, mungkin banyak pembenahan yang harus dilakukan, dengan analisa pelayanan yang masih dasar, dengan tenaga sdm 91 orang. 


"Dengan potensi sdm dan dukungan dinas dan pemko ke depan RSD Madani ini saya optimis berprogres ke depan," sebutnya. 


Lanjutnya, sebagai institusi kesehatan pihaknya sangat berterimakasih kepada Walikota Pekanbaru yang telah menghadiahkan sebuah rumah sakit. Terutama dokter spesialis, yang punya potensi selama ini bertugas di puskesmas, RSD Madani adalah tempat naungan profesional yang sebenarnya.


"Ini diapresiasi sekali oleh para dokter spesialis. Ke depan kita koordinasikan lagi dengan pemko yang mana SDM ini adalah tolak ukur keberhasilan institusi rumah sakit," jelasnya. 


Ia merinci, di RSD Madani ini terdiri dari 91 tenaga medis, antara lain dokter spesialis 21 orang, dokter umum 9 orang, dokter gigi 3 orang, perawat 27 orang, perawat gigi 3 orang, bidan 11 orang, ahli gizi 3 orang, analisis 2 orang, apoteker 1 orang, asisten apoteker 1 orang, fisioterapi 1 orang, rekam medik 1 orang, manajemen 8 orang.  (Adv/kominfo/lipo*2)




Berita Lainnya :
 
  • Kapolres Inhil Tinjau Lokasi Longsor
  • Kafilah Masjid Mustaqim Juara I Lomba Takbiran di Kuansing
  • Piala Dunia 2018, Mengejutkan, Meksiko Tumbangkan Jerman 1-0
  • Trafik Data Telkomsel Naik di Momen Lebaran, Pekanbaru Tertinggi
  • Ribuan Warga Padati Kebun Binatang Kasang Kulim
  • Aktivitas Pelabuhan Sungai Duku Pekanbaru Belum Meningkat
  • Jalur Sumbar-Riau Macet, Ditempuh Hingga Dua Jam
  • Hasil Imbang Tidak akan Goyahkan Brasil di Piala Dunia 2018
  • Tim SAR Gabungan Lakukan Patroli Siaga SAR
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index