Tabrak Lari Maut di Tuanku Tambusai, Pekerja Marka Jalan Tewas Bersimbah Darah

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:54:30 WIB
Seorang pekerja marka jalan tewas mengenaskan setelah ditabrak mobil dalam peristiwa tabrak lari /lipo

PEKANBARU, LIPO – Suasana dini hari di Jalan Tuanku Tambusai Jalur Utara mendadak berubah mencekam. Seorang pekerja marka jalan tewas mengenaskan setelah ditabrak mobil dalam peristiwa tabrak lari yang terjadi di Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 02.55 WIB.

Korban bernama Masrial (36), warga Jalan Tengku Bey, Kecamatan Bukit Raya. Saat kejadian, Masrial tengah menjalankan tugasnya mengecat marka jalan di lajur kiri, ketika sebuah mobil melaju kencang menghampir dari arah barat.

Tanpa diduga, kendaraan tersebut tiba-tiba berpindah dari lajur kanan ke lajur kiri. Dalam hitungan detik, tabrakan keras tak terhindarkan. Tubuh korban terpental dan tergeletak bersimbah darah di badan jalan.

Bukannya berhenti memberi pertolongan, pengemudi mobil justru tancap gas meninggalkan korban dalam kondisi kritis. Satu-satunya petunjuk yang tertinggal di lokasi kejadian hanyalah pelat nomor kendaraan B 1557 RKM yang tercecer di aspal.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wira Wucaksana, mengungkapkan bahwa korban mengalami luka berat di hampir seluruh bagian tubuhnya.

“Korban mengalami luka parah di kepala, kedua tangan, dan kedua kaki akibat benturan keras,” jelas AKP Satrio.

Warga dan petugas yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban ke RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Namun, luka serius yang dialami membuat nyawa Masrial tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa tabrak lari ini langsung menjadi perhatian aparat kepolisian. Dengan berbekal pelat nomor yang ditemukan di lokasi kejadian, polisi kini memburu pengemudi kendaraan yang diduga kuat bertanggung jawab atas kematian korban.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan proses hukum terhadap pengemudi yang tega meninggalkan korban tanpa pertolongan.(***)

Tags

Terkini