Tragis! Ayah Dibacok Anak Sendiri di Bengkalis saat Tertidur, Ini Kronologisnya

Rabu, 08 April 2026 | 08:18:20 WIB
Petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit guna dilakukan visum et repertum. (Foto Humas Polres)

BENGKALIS, LIPO — Peristiwa tragis terjadi di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (7/4/2026) siang. Seorang remaja berinisial RMMP (19) diduga menghabisi nyawa ayah kandungnya, Rijal Pasaribu (47), menggunakan sebilah parang di dalam rumah mereka.

Kapolres Bengkalis, Fahrian Saleh Siregar, menjelaskan bahwa kejadian itu pertama kali terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan warga sekitar pada pukul 13.19 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi.

“Setibanya di tempat kejadian perkara, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar dengan luka berat di bagian kepala dan leher,” ujar Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami luka bacok serius yang menyebabkan kematian di tempat. Kondisi korban disebut sangat mengenaskan, dengan luka parah terutama di bagian leher.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum kejadian sempat terjadi pertengkaran antara korban dengan istrinya pada pagi hari. Perselisihan itu diduga dipicu persoalan uang. Setelah cekcok, istri korban meninggalkan rumah untuk pergi ke ladang, sementara korban tetap berada di rumah bersama pelaku.

Diduga saat korban tertidur, pelaku mengambil parang dari gudang dan langsung melakukan penyerangan. Aksi tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Pelaku membacok korban berkali-kali hingga korban meninggal dunia di lokasi,” tambahnya.

Tim Reskrim Polsek Pinggir yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Donni Widodo Siagian segera mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian. Saat ini, pelaku telah dibawa ke Polsek Pinggir untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Mandau guna keperluan visum et repertum.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti. Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pasti di balik aksi tersebut, meski dugaan awal mengarah pada konflik dalam keluarga.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif sebenarnya,” tutup Kapolres.(***)

Tags

Terkini