Muscab PKB di Riau Terapkan Uji Kelayakan Calon Ketua, Ida Fauziah Ungkap Tujuannya

Senin, 13 April 2026 | 15:29:14 WIB
Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah bersama Sekretaris DPW PKB Riau/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) serentak di seluruh Indonesia terus berlangsung. 

Untuk wilayah Riau, Muscab telah dimulai sejak Sabtu kemarin dan akan berakhir hari ini.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Umum DPP PKB, Ida Fauziah, saat hadir dalam acara Muscab PKB se-Riau.

Ida menjelaskan, Muscab merupakan konsolidasi struktural partai yang berlangsung setiap lima tahun sekali. Proses muscab tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena mengkombinasikan usulan dari bawah (akar rumput) dengan hasil pemetaan dari DPP PKB.

"Setiap calon Ketua DPC akan dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Ini untuk memastikan bahwa calon ketua DPC memiliki kapasitas mengelola organisasi PKB di tingkat kabupaten dan kota," ujar Ida, Senin 13 April 2026.

Menurut mantan Menteri Ketenagakerjaan ini, konsolidasi ini adalah bagian dari proses struktural partai yang telah dimulai sejak Muktamar PKB secara nasional, kemudian pembentukan kepengurusan di tingkat provinsi, dan kini di tingkat DPC kabupaten/kota. Setelah ini, konsolidasi akan dilanjutkan hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan di seluruh Indonesia.

"Pada dasarnya mesin partai sudah bergerak. Harapannya, dengan struktur yang kuat, maka mesin akan berjalan, dan kemenangan PKB bisa kita dapatkan di tahun 2029," tegasnya.

Lebih lanjut, Ida Fauziah menekankan bahwa muscab tidak hanya bertujuan membentuk kepengurusan baru, tetapi juga untuk merumuskan program dan kegiatan lima tahun ke depan. Selain penguatan struktur, partai juga harus merumuskan politik kehadiran melalui program-program nyata.

"Struktur itu dibutuhkan, tapi lebih dari itu adalah kehadiran partai bersama dengan rakyat. Percuma struktur kuat kalau tidak mampu merumuskan gagasan dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat di masing-masing kabupaten dan kota," tandasnya.

Oleh karena itu, di samping pembentukan kepengurusan baru, Muscab PKB juga merumuskan rencana kerja PKB di setiap kabupaten/kota untuk lima tahun mendatang. 

"PKB hadir itu harus dibuktikan dengan aksi nyata," pungkasnya.*****

 

Terkini