KUANSING, LIPO – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi menjadi awal perjuangan baru bagi seluruh kafilah dari 12 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bengkalis yang datang dengan status sebagai juara umum bertahan.
Dalam seremoni pembukaan, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyerahkan piala bergilir MTQ Provinsi Riau kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto. Penyerahan tersebut menjadi simbol dimulainya perebutan gelar juara umum pada MTQ tahun ini.
Setelah menerima piala, Plt Gubernur Riau kemudian menyerahkannya kepada panitia pelaksana sebagai tanda bahwa trofi bergengsi tersebut kembali diperebutkan seluruh peserta dari 12 kabupaten/kota se-Riau.
Bagi Kasmarni, penyerahan piala bukan sekadar seremoni. Ia menegaskan Bengkalis memiliki tekad kuat untuk kembali membawa pulang trofi tersebut ke Negeri Junjungan.
Di hadapan para kafilah, Kasmarni memberikan motivasi kepada 70 peserta yang akan mewakili Bengkalis pada berbagai cabang perlombaan. Ia meminta seluruh peserta menjaga kondisi fisik, tetap fokus, dan mengerahkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.
"Piala bergilir ini kami bawa ke Kuantan Singingi bukan untuk ditinggalkan, tetapi untuk kami rebut kembali. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, dan tetap fokus hingga seluruh perlombaan selesai," ujar Kasmarni.
Menurutnya, status sebagai juara umum bertahan seharusnya menjadi penyemangat untuk kembali meraih prestasi, bukan menjadi tekanan bagi para peserta.
Kasmarni juga mengingatkan bahwa doa dan dukungan masyarakat Bengkalis akan terus mengiringi perjuangan para kafilah. Ia berharap seluruh peserta mampu tampil maksimal dengan niat ibadah sehingga target mempertahankan gelar juara umum dapat tercapai.
MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau sendiri dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar melalui tayangan video. Sementara itu, seremoni pembukaan di arena utama ditandai dengan penekanan tombol serune oleh Plt Gubernur Riau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau dan tamu kehormatan lainnya.
Dengan dimulainya ajang tahunan tersebut, perhatian masyarakat Riau kini tertuju pada persaingan antarkafilah yang akan memperebutkan gelar juara umum, termasuk upaya Bengkalis untuk mempertahankan prestasi yang telah diraih pada penyelenggaraan sebelumnya.(***)