Fraksi Gerindra Riau Nilai Polemik MBG Selesai, Plt Gubernur Diminta Lebih Berhati-hati

Senin, 29 Juni 2026 | 15:11:55 WIB
Ginda Burnama/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama, menilai polemik terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan Penjabat (Pj) Gubernur Riau Sf Hariyanto telah selesai. Hal ini menyusul pemeriksaan langsung yang dilakukan oleh Inspektorat Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) dan permintaan maaf dari Plt Gubernur.

"Sudah bersikap ya, dan pemerintah sudah melihat langsung. Kami dari Fraksi Gerindra kemarin mungkin sudah menyampaikan pandangan terkait MBG," ujar Ginda, Senin 29 Juni 2026.

Menurut Ginda, program MBG justru memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, bukan menjadi beban. Ia menilai program tersebut mampu mendatangkan penghasilan dan memutar roda ekonomi, baik di Provinsi Riau maupun kabupaten/kota lainnya.

"MBG itu justru mendatangkan penghasilan daerah, mendatangkan perekonomian, perputaran ekonomi yang lebih baik. Itu terjadi di Provinsi Riau ataupun di kabupaten kota lainnya," jelasnya.

Terkait pemeriksaan, Ginda menegaskan bahwa Plt Gubernur Sf Hariyanto telah menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat Dalam Negeri dan secara langsung menyampaikan permintaan maaf. Ia menilai langkah ini tersebut cukup dan menyerahkan penilaian akhir kepada masyarakat.

"Pak Gubernur sudah diperiksa oleh Inspektorat Dalam Negeri dan beliau sudah meminta maaf secara langsung. Saya rasa itu sudah selesai dan dapat dinilai masyarakat lebih langsung, dan masyarakat yang nanti yang menilai," tegasnya.

Ke depan, Ginda berharap Plt Gubernur dapat lebih terbuka dan cermat dalam melihat data di lapangan. Ia menyoroti adanya kecenderungan bawahan yang hanya memberikan data sesuai keinginan pimpinan tanpa melihat kondisi riil di bawah.

"Ke depan saya harap Pak Plt juga nantinya melihat datanya lebih terbuka dan lebih jauh melihat ke dalam. Karena kondisi-kondisi hari ini, mohon maaf, kadang anggota kita di bawah ABS (Asal Bapak Senang) memberi data, ya, tapi tidak melihat lebih dalam lagi,"cetusnya.

Ginda berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi Plt Gubernur untuk lebih berhati-hati serta memilah setiap masukan yang diberikan oleh jajarannya sebelum mengambil sikap atau kebijakan.

"Harapan kita kepada Pak Gubernur supaya lebih berhati-hati dan memilah membaca ataupun memberi masukan-masukannya masuk kepada beliau," pungkasnya.*****

 

Terkini