Waste Station hingga Bus Listrik Pekanbaru Jadi Sorotan di Forum IMT-GT GCMC 2026

Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:04:48 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho foto bersama dengan delegasi tiga negara

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota Pekanbaru resmi menutup rangkaian pertemuan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle Green Cities Mayors Council (IMT-GT GCMC) ke-9, Kamis (6/8/2026) di Hotel Pangeran.

Forum 3 hari itu mempertemukan para kepala daerah dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk membahas penguatan kolaborasi dalam mewujudkan kota hijau yang berkelanjutan.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan seluruh agenda IMT-GT GCMC ke-9 berjalan lancar. Pertemuan ini tidak hanya jadi ajang diskusi, tetapi juga menghasilkan komitmen konkret.

"Pertemuan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi. Kami telah menyepakati kerja sama agar nantinya ada sekretariat yang memfasilitasi komunikasi antardaerah, baik antara Indonesia, Thailand, maupun Malaysia, termasuk dalam pertukaran dokumen, inovasi, dan praktik terbaik yang dimiliki masing-masing daerah," kata Agung.

Dalam penutupan forum juga ditetapkan Malaysia sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT GCMC berikutnya.

Salah satu kesimpulan penting forum adalah komitmen bersama menjaga lingkungan sebagai investasi masa depan.

"Pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun. Tetapi juga tentang kemampuan menjaga kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang sehat bagi anak-anak di masa depan," ucap Agung.

"Kami sepakat bahwa menjaga alam dan lingkungan sama pentingnya dengan meninggalkan masa depan yang baik bagi generasi penerus." tambahnya.

Dalam forum, para delegasi saling berbagi pengalaman terkait pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan di sumber hingga pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Beberapa inovasi Pemko Pekanbaru mendapat apresiasi peserta, di antaranya Waste Station merupaan tempat penukaran sampah menjadi uang yang dibangun tanpa APBD. Kemudian Pengelolaan TPA yang mampu hasilkan PAD melalui pemanfaatan gas metana jadi energi listrik. Selanjuya  Bus Listrik, sebagai transportasi ramah lingkungan, Dan RTH dan Green School,  termasuk penerapan di SMPN 4 Pekanbaru yang kini diperluas ke seluruh sekolah.

Selain isu lingkungan, Pemko Pekanbaru juga memperkenalkan kekayaan budaya. Saat malam penyambutan, para delegasi diajak ke Rumah Singgah Tuan Kadi, cagar budaya Kota Pekanbaru, dan disuguhkan pertunjukan seni khas Riau.

Agung berharap melalui IMT-GT GCMC ke-9, kerja sama antarkota di kawasan Indonesia, Malaysia, dan Thailand semakin erat. Tujuannya menghadirkan inovasi pembangunan berwawasan lingkungan tanpa mengesampingkan pelestarian budaya lokal.*****

Terkini