Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Liburkan Sekolah Tatap Muka Hingga Jumat

Selasa, 15 September 2026 | 18:39:22 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyampaikan kondisi kualitas udara usai menggelar rapat bersama

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi menerapkan kembali sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh jenjang pendidikan. Kebijakan ini berlaku selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 16-18 September 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat darurat yang digelar Pemko Pekanbaru bersama stakeholder terkait pada Selasa (15/9/2026), menyikapi memburuknya kualitas udara di Kota Bertuah.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyebut langkah PJJ terpaksa diambil setelah Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Pekanbaru menyentuh angka 220, yang masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

"Mempertimbangkan prediksi BMKG curah hujan yang belum turun sampai hari Jumat, maka mulai besok melaksanakan pembelajaran jarak jauh," ujar Agung.

Menurut Agung, kebijakan ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi kesehatan peserta didik dari dampak buruk kabut asap yang berpotensi menyebabkan gangguan pernapasan.

Ia tidak menutup kemungkinan PJJ akan diperpanjang jika kondisi udara tak kunjung membaik.

"Apabila kondisi kualitas udara belum membaik, PJJ berpotensi diperpanjang hingga akhir pekan atau sampai Minggu (20/9/2026)," jelasnya.

Meski saat ini tidak ditemukan titik api di wilayah Kota Pekanbaru, Agung tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Ia juga menegaskan larangan membakar lahan dalam bentuk apapun, karena akan memperparah kualitas udara dan meningkatkan risiko Karhutla.****

 

 

Terkini