PEKANBARU, LIPO - Pembangunan Simpang Sebidang Jalan Arifin Ahmad - Jalan Jenderal Sudirman di depan Kawasan Purna MTQ Pekanbaru terus dikebut. Proyek strategis pengurai macet itu kini memasuki tahap perkerasan akhir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, memastikan progres pekerjaan masih on target.
"Saat ini masih berlangsung pekerjaannya. Sesuai target," kata Edward, Kamis (22/10/2026).
Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan simpang sebidang tersebut sudah bisa dilalui kendaraan pada Desember 2026. Tahapan pengaspalan dijadwalkan dimulai November mendatang.
"Mudah-mudahan tidak ada kendala, sehingga Desember bisa kita fungsikan," ujar Edu, sapaan akrabnya.
Kehadiran simpang baru ini diharapkan menjadi solusi kemacetan di persimpangan Sudirman - Arifin Ahmad. Selama ini, pengendara dari arah Sudirman yang ingin menuju Arifin Ahmad harus memutar jauh di U-turn depan Samsat Riau.
Kondisi itu kerap menimbulkan penumpukan kendaraan, terutama di dua titik yakni U-turn depan Samsat Riau dan putaran balik di depan Koki Sunda.
Dengan berfungsinya simpang sebidang, pengendara nantinya bisa langsung berbelok ke Jalan Arifin Ahmad tanpa harus memutar balik.
Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp7,6 miliar. Pengerjaan dilakukan oleh PT Riau Mas Bersaudara dengan pengawasan dari PT Sandi Arifa Consultant. Masa pelaksanaan proyek ditetapkan 180 hari kalender.*****