Razia Gabungan Polresta Pekanbaru: Hokki Pub Sumbang 3 Kasus Positif Narkoba

Ahad, 08 November 2026 | 10:26:30 WIB
Polresta Pekanbaru Melakukan Razia di Salahsatu THM di Pekanbaru/F: ist

PEKANBARU, LIPO – Empat tempat hiburan malam (THM) di Pekanbaru disisir aparat gabungan pada Sabtu (7/11/2026) malam. Hasilnya, empat pengunjung dinyatakan positif narkoba setelah menjalani tes urine.

Razia dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Ronny Riantoko Eppang.

Sasaran razia meliputi Andrews Party Mart, Live House, Hokki Pub Live Music, dan RP International Executive Club.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari Polresta Pekanbaru, BNN Kota Pekanbaru, Bid Labfor Polda Riau, Polisi Militer TNI AD, Satpol PP, dan Granat Kota Pekanbaru.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, menegaskan razia dilakukan untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di THM.

“Adapun sasaran kegiatan ini yakni lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba, pengedar, pengguna narkotika, serta pemeriksaan terhadap kemungkinan kepemilikan senjata api dan senjata tajam,” ujar Noki, Minggu (8/11/2026).

Dari 22 orang yang diperiksa, hasilnya terbagi di dua lokasi. Di Andrews Party Mart, enam orang yang dites urine dinyatakan negatif. Di Live House, empat orang yang diperiksa juga negatif.

Sementara itu, di Hokki Pub Live Music, tiga dari delapan orang yang dites urine dinyatakan positif narkoba. Di RP International Executive Club, satu dari empat orang yang diperiksa juga dinyatakan positif.

“Dengan demikian, total empat orang dinyatakan positif dari 22 orang yang menjalani pemeriksaan urine di empat lokasi tersebut,” kata Noki.

Petugas turut mengamankan para terduga penyalahguna narkotika beserta barang bukti. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap hasil tes urine dan barang bukti yang ditemukan.

“Untuk tindak lanjut, kami melakukan pemeriksaan urine terhadap orang yang diduga menyalahgunakan narkotika, uji cepat terhadap barang bukti, serta gelar perkara. Kami juga berkoordinasi dengan BNN Kota Pekanbaru dan jaksa penuntut umum,” jelasnya.*****

 

Terkini