Sabtu, 28 Mei 2022
Follow:
 
Warga Ukui Korban Banjir Bersyukur Bantuan Terus Berdatangan

Benny Andriyos | Pelalawan
Minggu, 05/03/2017 | 15:28:11 WIB
Penyerahan bantuan kepadaDesa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan [dok rapp]
TERKAIT:
 
 
UKUI, Lipo-Curah hujan yang tinggi dipenghujung Februari 2017, berdampak kepada Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Banjir yang terjadi sejak Selasa (28/2) lalu telah merendam 80 rumah di Desa Lubuk Kembang Bungo dan merendam rumah 186 KK di Desa Air Hitam.

Sekretaris Desa Air Hitam, Muhammad Zani mengatakan banjir yang berasal dari luapan sungai Nilo mengakibatkan warga tidak dapat beraktivitas. Banjir setinggi 120 sentimeter ini membuat sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat dan ada juga yang memilih tetap bertahan di rumah.

Ia menyebutkan, sejak banjir merendam desa mereka, warga mulai membutuhkan bantuan seperti makanan. Saat ini, warga telah memperoleh bantuan dari perusahaan swasta, yakni PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada PT RAPP atas bantuan dan kepedulian kepada kami. Semoga bantuan bagi masyarakat korban banjir ini dapat meringankan mereka yang terkena musibah," tuturnya, lewat keterangan kepada Liputanoke.com, Sabtu (4/5).

Manajer Community Development (CD) PT RAPP Sundari Berlian mengatakan penyerahan bantuan kemanusian bencana banjir dari PT  RAPP Estate Ukui untuk warga Desa Lubuk Kembang Bungo dan Desa Air Hitam yang terkena musibah banjir berupa beras dan mie instan.

Untuk Desa Lubuk Kembang Bungo, berupa 33 karung beras ukuran 10 kilogram dan 33 kardus mie instan. Sedangkan untuk Desa Air Hitam, 34 karung beras ukuran 10 kilogram dan 34 kardus mie instan.

Ia mengatakan bantuan berupa beras dan mie instan disalurkan untuk warga dua desa yang terdampak banjir ‎ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian perusahaan terhadap kesulitan mereka yang baru saja dilanda musibah banjir sejak beberapa waktu lalu.

Bantuan ini tidaklah dapat mengganti kerugian yang dialami masyarakat, namun diharapkan mengurangi kesulitan mereka. (Lipo*2)




Berita Lainnya :
 
  • Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Penggelapan di Jatim
  • Sederhana, Toleransi, Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Sebagai Guru Bangsa
  • Diguyur Anggaran Ratusan Miliar, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Diminta Tingkatkan Pelayanan
  • Gubri Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Buya Syafii Maarif
  • GPMPPK Gelar Demo di Kejagung RI, Desak Kejaksaan Ungkap Kasus Dana Hibah Siak
  • Ikuti Bimtek & Studi Pengembangan Pengelolaan Desa Wisata, ini Harapan Alfedri
  • Ketua DPRD Kuansing Ajak Semua Warga Jadi Duta Wisata untuk Negeri Sendiri
  • Janji Tinggal Janji.... Mantan Honorer di Kuansing Riau Gembok Pagar Kantor Camat
  • Indonesia Berduka, Ulama Kharismatik Buya Syafii Maarif Dikabarkan Wafat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index