Rabu, 10 Agustus 2022
Follow:
 
Aksi Demo Petugas Medis di Rengat Berbuntut Panjang, Ratusan Petugas Medis Diperiksa Inspektorat

ELFI | Inderagiri Hulu
Sabtu, 12/09/2020 | 17:22:41 WIB

TERKAIT:
   
 
RENGAT, LIPO - Inspektorat pangil 5 orang ASN petugas medis dan 5 orang Non ASN. Pemanggilan itu buntut dari ratusan Petugas Medis Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Indrasari Rengat, melakukan aksi menyampaikan aspirasi dihalaman parkir di depan Rumah Sakit dengan tujuan menuntut hak Insentif BPJS pada Jumat (11/9/2020) lalu. 

Pemeriksaan dilakukan oleh Inspektorat pukul 20.00 Wib, pada Jumat (11/09). 

"Nantinya semua akan kita pangil. Untuk saat ini hanya 10 orang tenaga medis, 5 orang ASN, dan 5 orang Non ASN. Kita teliti apa yang didemokan," ucap Kepala Inspiktorat Inhu Boyke Sitinjak, Sabtu (12/9/2020) saat dikonfirmasi.

Boyke juga mengatakan, pihaknya tidak hanya melakukan terhadap 10 orang, pemanggilan juga akan dilakukan kepada puluhan tenaga medis yang turut aksi. Sementara untuk hasil pemeriksaan pada Jumat kemarin hasilnya belum bisa di informasikan, karena masih dalam penelitian.


"Nanti pada hari Senin akan memangil baik itu ASN maupun Non ASN (Honorer) 60 orang, Selasa 60, hari Rabu 60, dan hari Kamis mungkin 10 orang. Termasuk Direktur Rumah sakit dan Dinas Kesehatan kita BAP juga," kata Boyke.

Untuk sementara, hari Sabtu dan Minggu pihak Inspiktorat akan melakukan pemetaan, untuk mengetahui apa persoalan sebenarnya sehingga melakukan demo.

"Pemanggilan terhadap 10 orang kita lakukan pada Jumat sekitar pukul 20.00 wib," tutup Boyke Sitinjak.

Sebelumnya pada Jumat, Tanggal 11 September 2020, Petugas Medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, melakukan aksi menyampaikan aspirasi dihalaman parkir di depan Rumah Sakit dengan tujuan menuntut hak Insentif BPJS.

Pada saat aksi, Bupati Inhu H Yopi Arianto SE datang dan meminta aksi tersebut untuk membubarkan diri.
Bupati juga menyampaikan kepada petugas medis yang melakukan aksi, bila tidak nyaman bekerja di Rumah sakit, Ia akan memberikan SK untuk pindah sesuai keinginan PNS. Sedangkan untuk Non PNS, meminta Direktur Rumah Sakit untuk melakukan evaluasi. (*15)





Berita Lainnya :
 
  • Gubri Ajak Masyarakat Jaga Marwah Melayu
  • Investor Lirik KITB, Wabup Husni Merza Terima Kedatangan Audiensi LRDI dan Mitranya
  • SKementerian ATR BPN Setujui Rencana Detail Tata Ruang KITB
  • Sekda Arfan Ucapkan Selamat HUT Riau ke 65
  • HUT ke-65 Riau, Sinergitas Pembangunan Kolaborasi Pemprov Dengan Pemkab Semakin Banyak dan Erat
  • Pj. Camat Sentra Jon Hendri Sampaikan Pidato Gubri Hari Jadi Provinsi Riau Ke - 65
  • Kejari Kota Mojokerto Telisik Dugaan Penyelewengan Dana CSR
  • Kasus Pengadaan Tower PLN, Dua Saksi Diperiksa Penyidik Kejagung
  • Kinerja Kejaksaan RI Meningkat, Majelis Adat Dayak Nasional Apresiasi Kepemimpinan Burhanuddin
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index