Minggu, 18 April 2021
Follow:
 
Warga Adukan PDAM di Siak Terkait Dugaan Limbah Cemari Kebun Kelapa Sawit

ELFI | Hukrim
Senin, 01/03/2021 | 22:45:12 WIB
Ketua DPRD Siak, Azmi bersama dinas lingkungan hidup meninjau lokasi pembuangan limbah PDAM di Kecamatan Mempura
TERKAIT:
 
 
LIPO -  Kabar tak sedap dirundung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kecamatan Mempura. Perusahaan tersebut diadukan salahsatu warga kepada Ketua DPRD Siak beberapa hari lalu. Pemilik kebun, Irhamsyah Purba (40), menuding limbah PDAM itu mengenangi areal kebun kepala sawit miliknya.

Menindaklanjuti laporan itu, Ketua DPRD Siak, Azmi melakukan inspeksi dadakan ke lokasi kebun Irham dan Kantor PDAM tersebut, Senin (1/3/2021).

Irham mengaku sudah enam tahun lebih hasil kebun sawitnya turun drastis. Penyebabnya bukan karena tidak dirawat namun karena genangan air limbah PDAM.

Dulunya, kebun seluas 2 hektare itu dapat menghasilkan 3 ton dalam satu bulan. Kini hanya 300 kilogram perbulannya.

"Ini (kebun sawit) harapan satu-satunya. Sudah berkali-kali kami mengadu ke pihak PDAM, tapi tak ada titik temunya," kata Irhamsyah saat meninjau kebunnya bersama Ketua DPRD Siak.

Azmi turun bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Siak ke lokasi pembuangan limbah PDAM.

Pantauan di lapangan, limbah yang dibuang tersendat sehingga mengalir ke kebun Irhamsyah yang berada persis di samping PDAM.

Pembuangan limbah dibuat hanya berbentuk parit mengelilingi lokasi PDAM. Kedalamannya pun hanya 1 meter lebih.

Limbah berwarna coklat pekat ini menggenang dan merendam kebun sawit tersebut. Selain itu, nampak genangan air limbah juga hampir sampai ke kantor PDAM.

Ketua DPRD Siak Azmi sempat mengkhawatirkan limbah yang menggenangi kebun sawit Irhamsyah meluap hingga ke lahan warga lainnya.

"Yang dikhawatirkan itu, berdampak ke kebun warga lainnya. Maka itu, saya harapkan hal ini cepat ditanggapi agar tidak berimbas ke kebun warga sekitar," kata Azmi.

Azmi mengatakan pihaknya akan terus mendorong pengelola untuk memperbaiki tempat pembuangan limbah tersebut.

"Saya juga berharap, pemerintah bisa mengupayakan ganti rugi kepada masyarakat akibat peristiwa ini. Dan soal ganti rugi ini, akan kita bicarakan dengan bupati," kata Azmi.

Sementara Kepala Seksi SPAM Air Bersih Dinas PU Tarukim Kabupaten Siak, Amir Faizal mengatakan, upaya sementara yang akan dilakukan pihaknya membuat parit baru untuk pembuangan limbah dan menyedot limbah yang menggenangi kebun sawit warga tersebut.

"Penyedotan pakai mesin tinja. Lalu kita bikin parit baru. Insya Allah, secepatnya kita kerjakan," kata dia. (*1/***)



Berita Lainnya :
 
  • Pemprov Riau Sebut Efisiensi Anggaran Rp36 Miliar dari Tender 58 Paket Kegiatan
  • Messi Cetak Sejarah, Kedua Terbanyak Peroleh Trofi
  • Hadirkan Konten Video Vision+ Original Series hingga Live TV Nasional di Aplikasi MAXstream
  • Jozeph Paul Tantang Bagi yang Bisa Laporin ke Polisi Diberi Hadiah, NU Bereaksi Keras
  • Polisi Peraih Pin Emas Himbau Jama'ah Salat Tarawih Tetap Waspada
  • Pj Sekdaprov Riau Larang ASN Mudik
  • Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak & PT BSP Serahkan Bantuan Sembako
  • Bupati Siak Lantik Bapekam Perawang Barat & Pinang Sebatang Barat
  • Doni Monardo: Dilarang Mudik Bukan Berarti Sebelum Tanggal 6 Mei Boleh Mudik
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index