Sabtu, 28 Mei 2022
Follow:
 
DPRD Riau Lirik Potensi Retribusi Sebagai Sumber Pendapatan Daerah

elpi | Daerah
Jumat, 28/01/2022 | 06:53:00 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau, Karmila Sari
TERKAIT:
 
 
PEKANBARU, LIPO -  Pihak DPRD Provinsi Riau menggesa pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) atas perubahan Perda Nomor 8/2011 tentang Retribusi Daerah dengan menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki potensi retribusi paling besar, di antaranya Dinas Pemuda dan Olahraga dan beberapa dinas lainnya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau, Karmila Sari di Pekanbaru, Kamis, mengatakan regulasi tersebut akan lebih kompreherensif lagi mengatur tentang retribusi daerah dengan sasaran peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Adapun materi yang diubah, seperti penamaan pada retribusi, tambahan pungutan tarif, serta penyesuai terhadap objek retribusi seperti venue PON yang selama ini belum termanfaatkan dengan baik. Ia mencontohkan, saat ini untuk beberapa venue PON cenderung mematok harga sewa kepada pengguna lebih mahal dari harga pasaran.

"Tidak di sesuaikan harga pasar. Harga kita lebih tinggi. Kalau memang venue kita mau lebih terawat dan termanfaatkan dengan baik oleh masyarakat itu bisa jadi solusi perubahan tarif. Selama ini, hanya untuk segelintir orang saja. Nanti bisa digunakan untuk masyarakat masyarakat," ungkapnya.

Setelah melakukan rapat bersama OPD terkait, akhirnya sudah diusulkan tarif untuk pemanfaatan venue PON sesuai harga pasar. Sehingga nantinya, dari pemanfaatan ini bisa dilakukan penarikan retribusi serta perawatan dan pemeliharaan venue.

"Kita garisbawahi tadi untuk peningkatan PAD. Kita fokus di retribusi. Tadi ada disinggung juga masalah parkir. Ini kan susah dikelola. Kita munculkan ada pasal yang menyebutkan boleh dipihakketigakan untuk pungutan retribusi," sambungnya.

Untuk retribusi parkir ini, ia mencontohkan pungutan parkir di GOR Tri Buana. Dengan adanya retribusi parkir di sana, diharapkan juga akan menjadi pendapatan daerah. Begitu juga dengan beberapa retribusi parkir lainnya di venue yang berbeda. Ia meyakini, bila hal tersebut berjalan dengan baik, maka akan sangat membantu terhadap PAD Provinsi Riau.

"Saat ini kami terus menggesa (penyelesaian perda). InsyaAllah segeralah. Kami juga sudah ada kunjungan observasi ke beberapa daerah, belajar dan kemudian mencoba menerapkan ke daerah kita," ucapnya.(lipo*3/ant)




Berita Lainnya :
 
  • Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Penggelapan di Jatim
  • Sederhana, Toleransi, Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Sebagai Guru Bangsa
  • Diguyur Anggaran Ratusan Miliar, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Diminta Tingkatkan Pelayanan
  • Gubri Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Buya Syafii Maarif
  • GPMPPK Gelar Demo di Kejagung RI, Desak Kejaksaan Ungkap Kasus Dana Hibah Siak
  • Ikuti Bimtek & Studi Pengembangan Pengelolaan Desa Wisata, ini Harapan Alfedri
  • Ketua DPRD Kuansing Ajak Semua Warga Jadi Duta Wisata untuk Negeri Sendiri
  • Janji Tinggal Janji.... Mantan Honorer di Kuansing Riau Gembok Pagar Kantor Camat
  • Indonesia Berduka, Ulama Kharismatik Buya Syafii Maarif Dikabarkan Wafat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index