Sabtu, 28 Mei 2022
Follow:
 
Pemerintah Arab Saudi Siap Terima Jamaah Umrah Tanpa Batasan Kuota

elpi | Internasional
Selasa, 05/04/2022 | 07:08:44 WIB
Ilustrasi/int
TERKAIT:
 
 
LIPO - Setelah membuka pintu, pemerintah Arab Saudi tak lagi membatasi jumlah kunjungan untuk umrah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah mengeluarkan 23 juta izin Umrah sejak awal musim. Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Dinas Haji dan Umrah, Hisyam Al-Saeed.

Al-Saeed mengatakan bahwa warga, penduduk, dan pengunjung yang datang dari luar Kerajaan telah mendapat manfaat dari layanan penerbitan izin Umrah selama Bulan Suci Ramadan.

"Masih ada waktu tersedia bagi orang-orang yang ingin melakukan Umrah," ucap Al-Saeed, seperti dikutip detikTravel dari Saudi Gazette, Selasa (5/4/2022).

Dia menegaskan bahwa jumlah orang yang ingin melakukan Umrah sangat besar, khususnya setelah pengumuman Raja Salman untuk mengizinkan penggunaan kapasitas penuh dari Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Pengumuman ini muncul setelah mencabut tindakan pencegahan dan protokol pencegahan yang diperkenalkan untuk membendung penyebaran pandemi."Kami siap untuk jumlah (jemaah) berapa pun," kata Al-Saeed.

"Upaya lapangan Pasukan Khusus Pengamanan Haji dan Umrah, Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjidil Haram, dan Kementerian Haji dan Umrah yang diwakili oleh kader lapangan, mempersiapkan Dua Masjid Suci secara penuh untuk jumlah jemaah ini," kata Al-Saeed.

Dia mencatat bahwa petugas lapangan siap mengelola kerumunan dengan cara profesional yang biasa.

Sebanyak 56 negara telah mendapat manfaat dari layanan penerbitan izin umrah sebelum memasuki Kerajaan hingga saat ini. Izin itu membantu mereka yang ingin melakukan Umrah untuk merencanakan perjalanan yang sesuai untuk mereka.

Kementerian Haji dan Umrah sebelumnya telah memungkinkan pemegang semua jenis visa untuk membuat janji untuk melakukan Umrah sebelum memasuki Kerajaan Arab Saudi melalui aplikasi Eatamarna.

Mereka yang ingin melakukan umrah harus mengeluarkan visa untuk memasuki Kerajaan, kata kementerian, menekankan pentingnya memastikan masa berlakunya saat mendaftar dan memesan di aplikasi Eatamarna.

Izin Umrah akan otomatis dibatalkan jika orang tersebut telah terinfeksi Covid-19 atau telah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, dan jika pemegang visa tidak masuk ke Arab Saudi 6 jam sebelum tanggal pemesanan untuk melakukan umrah.(lipo*3/dtc)






Berita Lainnya :
 
  • Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Penggelapan di Jatim
  • Sederhana, Toleransi, Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Sebagai Guru Bangsa
  • Diguyur Anggaran Ratusan Miliar, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Diminta Tingkatkan Pelayanan
  • Gubri Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Buya Syafii Maarif
  • GPMPPK Gelar Demo di Kejagung RI, Desak Kejaksaan Ungkap Kasus Dana Hibah Siak
  • Ikuti Bimtek & Studi Pengembangan Pengelolaan Desa Wisata, ini Harapan Alfedri
  • Ketua DPRD Kuansing Ajak Semua Warga Jadi Duta Wisata untuk Negeri Sendiri
  • Janji Tinggal Janji.... Mantan Honorer di Kuansing Riau Gembok Pagar Kantor Camat
  • Indonesia Berduka, Ulama Kharismatik Buya Syafii Maarif Dikabarkan Wafat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index