Sabtu, 28 Mei 2022
Follow:
 
Tranding! Mahasiswa Puji Era Soeharto, Masinton Senyum Kecut, Warganet Ngakak

Elfi | Hiburan
Senin, 18/04/2022 | 17:47:16 WIB
Tangkapan Layar Talk Show Hotman Paris di Kanal Youtube
TERKAIT:
 
 
LIPO - Salah satu talk show yang dipandu Hotman Paris di tv swasta sedang menjadi pusat perhatian. Di jagat maya Twitter talk show yang bertajuk "Untuk Apa Demo?" menjadi tranding. 

Sejumlah pelaku konten kreatif  kembali mendaur ulang talk show tersebut dan diunggah di kanal YouTube. Para warganet dikolom komentar memberikan reaksi beragam, ada yang ketawa ngakak, bahkan ada yang senyum kecut.

Talk show "Hot Room" yang pandu Hormat Paris  mengulas aksi demo mahasiswa 11 April 2024 yang dilakukan di depan gedung DPR RI itu menghadirkan nara sumber Tenaga Ahli Utama KSP, Wandy Tuturoong,  Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Taufik Basari, Penggiat Medsos Eko Kuntadi, Koordinator BEM SI Kaharudin,  Anggota Komisi XI dari PDI Masinton Pasaribu, dan pengamat politik Hendri Satrio.

Usai memutar ulang video demo 11 April 2022, Hotman langsung tertuju kepada Kaharudin minta penjelasan terkait demo tersebut. 

Awalnya Hotman memulai dengan pertanyaan ringan dan terus mengejar dengan sejumlah pertanyaan secara berantai. Kaharudin pun aman-aman saja dalam menjelaskan terkait demo tersebut. 

Usai beberapa kali jeda, Hotman kembali mencecar Kaharudin dengan sejumlah pertanyaan, mulai dari tujuan demo, substansi tuntutan, hingga minta sebutkan janji apa yang belum ditunaikan pemerintah. Kaharudin pun kembali lancar menjelaskan. 

Namun, disaat Kaharudin menggambarkan kebebasan dan kesejahteraan di masa orde lama, orde baru, dan masa reformasi, Nara sumber yang lain langsung merespon dengan nyegir kuda.

"Tentang kesejahteraan, hari ini contoh, misal di orde lama, kita peroleh kebebasan tapi kesejahteraan tidak. Di orde baru kita memperoleh kebebasan kesejahteraan kita punya. Hari ini apakah kita peroleh kesejahteraan apakah kita peroleh kebebasan," ungkap Kaharudin.

"Jadi menurut anda bagaimana, apakah kebebasan dan kesejahteraan belum diperoleh?" tanya Hotman lagi.

"Kalau sudah diperoleh tapi belum merata kan," Jawab Kaharudin lagi.

"Tunggu sebentar, tadi kan karena anda bilang zaman orde baru itu ada kebebasan ada kesejahteraan. Itu saya rasa nggak tau, tolong diralat aja," Timpal Masinton senyum-senyum.

"Orde baru itu tidak ada kebebasan, kesejahteraan ya semu gitu loh. Jadi teman-teman mahasiswa juga harus objektif. Karena kebebasan tidak ada dialam orde baru maka kami dan teman-teman  97, 98 menentang itu memperjuangkan adanya demokrasi. Seperti itu," kata Masinton meluruskan pernyataan Kaharudin.

Kalo menyarah, bukan mahasiswa namanya. Kaharudin mencoba bertahan dan tak mau dikuliti begitu saja di depan kamera.

"Terkait hal tersebut memang abang-abang aktivis 98 punya sejarah. Tapi mahasiswa demo di tahun ini dia memiliki sejarah tersendiri," Timpal Kaharudin mencoba ngeles.

"Ini saya bantuin lah. Mungkin yang dimaksud Adek (Kaharudin) kan pasti lahir juga udah lewat 98 kan, memang masa orde baru dia belum dapet tuh. Dari cerita-ceritanya kan maka yang paling mudah dilakukan mahasiswa membandingkan dengan cerita-cerita membandingkan dengan foto-foto. Mungkin yang dilihat cuma itu. Jadi adek-adek perlu belajar lagi. Tapi menurut saya esensi dari apa yang mereka perjuangkan hari ini patut didengarkan," Timpal Hendri Satrio. 

Pernyataan Kaharudin yang dinilai salah kaprah ini tidak hanya membuat nara sumber yang hadir nyegir-nyegir kuda. Ribuan warganet langsung menyerbu kolom komentar memberikan reaksi.

"Terima kasih Bang Hotmat utk sebuah acaranya, setidaknya saya semakin yakin kualitas sebenarnya dari seorang Kaharudin yg mengaku koordinator BEM SI. Coba saja nara sumbernya ditambah Adian Napitapulu bisa ter SKAK MAT si Kaharrudin HAHAHA," Tulis Akun Harry Lesmana.

"Gue demen banget cara bang Hotman menggalinya. Mahasewa. Dari 100 Univeritas cuma 18 yang ikut. Bukti mahasiswa pun cinta jokowi," Kata Akun Alena Vinem.

"Jaman orde baru kita peroleh kebebasan dan kesejahteraan kita punya"......disitu tiba-tiba perut saya mules," celetuk Akun Babad Anjuk Ladang. (*3)








Berita Lainnya :
 
  • Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Penggelapan di Jatim
  • Sederhana, Toleransi, Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Sebagai Guru Bangsa
  • Diguyur Anggaran Ratusan Miliar, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Diminta Tingkatkan Pelayanan
  • Gubri Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Buya Syafii Maarif
  • GPMPPK Gelar Demo di Kejagung RI, Desak Kejaksaan Ungkap Kasus Dana Hibah Siak
  • Ikuti Bimtek & Studi Pengembangan Pengelolaan Desa Wisata, ini Harapan Alfedri
  • Ketua DPRD Kuansing Ajak Semua Warga Jadi Duta Wisata untuk Negeri Sendiri
  • Janji Tinggal Janji.... Mantan Honorer di Kuansing Riau Gembok Pagar Kantor Camat
  • Indonesia Berduka, Ulama Kharismatik Buya Syafii Maarif Dikabarkan Wafat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index