Sabtu, 28 Mei 2022
Follow:
 
Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Saksikan Atraksi Perahu Baganduang

Elfi | Travelling
Sabtu, 07/05/2022 | 10:15:48 WIB
Perahu Baganduang/LIPO
TERKAIT:
 
 
LIPO - Plt Bupati Kabupaten kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dijadwalkan menghadiri  festival upacara tradisi menjopuik limau dan atraksi perahu baganduang Sabtu siang 7 Mei 2022 di Topian Muko Lobuah Desa Banjar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik, Riau. 

Tradisi perahu baganduang yang dilaksanakan oleh masyarakat Lubuk Jambi sampai saat ini masih dilestarikan sebagai bentuk kearifan lokal, karena mengandung nilai-nilai budaya, etika, moral dan simbol-simbol adat yang sangat penting di jelaskan kepada generasi berikutnya.

"Tradisi ini merupakan salah satu produk budaya yang merupakan kearifan lokal yang harus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat, agar tidak hilang begitu saja karena perkembangan zaman," Demikian disampaikan Plt Bupati Kuansing Drs. H. Suhardiman Amby, Ak, MM, Jumat (06/05/22).

Tambahnya, sebagai generasi penerus  memperkenalkan kepada publik dan melestarikan budaya yang sudah turun temurun ini.  juga mengingat masyarakat Kuantan Singingi dengan budaya daerah sendiri dan mampu menjelaskan apa saja yang terkandung dan tersirat dengan budaya sendiri.

Dalam kesempatan ini PLT Bupati Mengajak kepada masyarakat kabupaten Kuantan Singingi dimanapun berada baik di kampung maupun yang sengaja pulang dari perantauan untuk menyaksikan bersama-sama kita meriahkan upacara tradisi manjopuik limau dan atraksi perahu baganduang yang sudah dua tahun belakangan ini hilang dikarenakan oleh Wabah Covid 19.

"Momentum pelaksanaan perahu baganduang ini mesti kita maknai dengan merayakan dengan sukacita tapi tetap mematuhi protokol kesehatan. Ini adalah budaya masyarakat Kuantan Singingi, kita harus lestarikan agar tidak tergerus oleh zaman sehingga ada yang kita warisi untuk anak cucu kemenakan kita nanti," Ujar Suhardiman Amby Datuk Panglimo Dalam.

Suhardiman Amby juga berpesan dalam kegiatan ini selain untuk mempererat hubungan siraturahmi, setidaknya ada tiga nilai yang terkandung di dalam penyelenggaraan festival Perahu Baganduang. Yaitu nilai seni dan budaya, nilai agama dan nilai sosial.

"Atraksi Perahu Baganduang merupakan tradisi simbol adat masyarakat Kuansing. Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang akan memperkaya khazanah budaya nasional. Apalagi perahu baganduang sudah ditetapkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2017. Ini harus kita lestarikan karena ini adalah kebanggaan masyarakat Kuansing. MO AWAK BASOMO KE LUBUK JAMBI", Tutup Suhardiman. (*1/***) 



Berita Lainnya :
 
  • Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Menangkap Buronan Kasus Penggelapan di Jatim
  • Sederhana, Toleransi, Presiden Jokowi: Buya Syafii Maarif Sebagai Guru Bangsa
  • Diguyur Anggaran Ratusan Miliar, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Diminta Tingkatkan Pelayanan
  • Gubri Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Meninggalnya Buya Syafii Maarif
  • GPMPPK Gelar Demo di Kejagung RI, Desak Kejaksaan Ungkap Kasus Dana Hibah Siak
  • Ikuti Bimtek & Studi Pengembangan Pengelolaan Desa Wisata, ini Harapan Alfedri
  • Ketua DPRD Kuansing Ajak Semua Warga Jadi Duta Wisata untuk Negeri Sendiri
  • Janji Tinggal Janji.... Mantan Honorer di Kuansing Riau Gembok Pagar Kantor Camat
  • Indonesia Berduka, Ulama Kharismatik Buya Syafii Maarif Dikabarkan Wafat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index