Minggu, 3 Juli 2022
Follow:
 
Diskusi Publik Pijar Melayu, Ombudsman Minta Pemerintah Kembangkan Electrifying Lifestyle

Elfi | Tekno
Kamis, 16/06/2022 | 09:42:39 WIB

TERKAIT:
   
 
LIPO - Sektor kelistrikan memegang peran penting dalam pembangunan suatu negara. Oleh karena itu, pemerintah harus mengembangkan penggunaan energi listrik ramah lingkungan atau electrifying lifestyle.  

Electrifying lifestyle dimaksud berupa motor listrik, mobil listrik, kompor induksi, peralatan pertanian perikanan peternakan yang menggunakan energi listrik dan lainnya.

Demikian disampaikan Anggota Ombudsman RI Hery Susanto dalam Dialog Publik yang digelar Pusat Ilmu dan Jaringan Rakyat Melayu (Pijar Melayu), Rabu (15/6/2022) di Kota Pekanbaru. 

Dialog publik tersebut mengambil tema "Electrifying Lifestyle Dalam Perspektif Pelayanan Publik" dan dihadiri oleh jajaran PT. PLN (Persero) Wilayah Riau-Kepri, Pemerintah Kota Pekanbaru, akademisi, organisasi mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya. 

Dalam forum dialog tersebut, Hery menegaskan bahwa electrifying lifestyle merupakan gerakan mengajak masyarakat mengaplikasikan gaya hidup baru dengan lebih mengoptimalkan penggunaan peralatan elektrik yang bebas emisi dan mengatasi krisis energi fosil berupa BBM dalam kehidupan sehari-hari.

"Electrifying Lifestyle adalah gaya hidup baru dengan menggunakan peralatan serba elektrik yang bebas emisi dan ramah lingkungan seperti motor listrik, kompor induksi dan lain-lain.  Krisis energi fosil berupa BBM saat ini jika tidak diantisipasi dengan energi alternatif bisa mengganggu pelayanan publik yang memerlukan energi untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya. 

Tambahnya namun saat ini kendaraan dan perlengkapan kebutuhan publik yang menggunakan energi listrik itu belum dikembangkan secara massif dan harganya relatif mahal. 

Untuk itu Hery Susanto berharap pemerintah melalui kementerian/lembaga negara termasuk BUMN PT PLN perlu mengembangkan inovasi Electrifying Lifestyle tersebut guna menunjang pelayanan publik khususnya disektor energi. 

"Sebagai contoh, 1 liter harga BBM jenis Pertalite Rp 7.650, Pertamax Rp 12.500, Pertamax Turbo Rp 14.500, Dexlite Rp 12.950, dan Pertamina DEX Rp 13.700 untuk jarak tempuh 10 km, namun dengan energi listrik dengan jarak tempuh sama tersebut cukup dengan 1 kWh dengan tarif keekonomian listrik adalah sekitar Rp 1400 hingga Rp 1500, tentu efesien itu," Tutupnya. (*1/***) 



Berita Lainnya :
 
  • Ratusan Anak Riau Lulus Masuk Bintara Polri, 11 Calon Taruna Akpol Masih Harus Berkompetisi di Semarang
  • Kejuaraan Menembak Jaksa Agung Berjalan Sukses, Ini Juaranya
  • Bikin Ibu-ibu Berteriak, Harga Cabai di Pekanbaru Riau Masih Bertahan di Harga Rp140 Ribu Per Kilo
  • Dituding Lari dari Tanggungjawab, Plt Bupati Kuansing: Guru PPPK Jangan Dipolitisasi
  • Lowongan CPNS 2022 Segera Dibuka, Mahfud: Diprioritaskan untuk Guru
  • Oknum Pejabat Diduga Babat Hutan Lindung, Gubri Minta Diusut Tuntas
  • Hadiri GSSB di Masjid Raya Arrahman, Wagubri : Pemimpin Akan Bertanggungjawab Atas Kepemimpinannya
  • Ikuti PeSONas Tahun 2022, Kadispora Riau Resmi Lepas 157 Kontingen SOIna
  • DPRD Riau Kawal Peralihan Guru Honorer ke PPPK
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2021 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index