Pj. Camat Sentra Jon Hendri Sampaikan Pidato Gubri Hari Jadi Provinsi Riau Ke - 65


KUANSING, LIPO - Pasca sudah dua tahun dilanda Covid-19, Pemerintah Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan apel dalam rangka Peringatan Hari jadi ke 65 Provinsi Riau. Bertindak sebagai Pembina Apel Pj. Camat Sentajo Raya Jon Hendri S. Ag. M.Si yang dipusatkan di Halaman Kantor Camat Sentajo Raya , Selasa (09/08/2022).

Walau dalam suasana yang panas dan terik, tidak menyurutkan semangat peserta apel untuk mendengarkan kata sambutan dari Gubernur Riau H. Syamsuar yang dibacakan oleh Pj. Camat Sentajo Raya Jon Hendri. Dalam sambutannya Gubernur Riau menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ini menjadi bukti perjalanan Provinsi Riau yang telah mencapai usia ke-65 tahun

Hadirin yang kami hormati.

Sejenak, marilah kita melihat ke belakang, menurut benang sejarah panjang yang telah mengantarkan Provinsi Riau sampai pada usia 65 tahun pada hari ini. Cikal bakal berdirinya Provinsi Riau tidak terlepas dari sebuah tonggak sejarah dengan diselenggarakannya Kongres Pemuda pada tanggal 17 Oktober 1954. 

Kongres yang digelar di Pekanbaru ini merupakan sebuah puncak kebulatan tekad seluruh masyarakat Riau untuk menentukan masa depannya. Kongres ini menghasil kan sebuah kesepakatan dan tekad untuk menjadikan Riau sebagai Provinsi mandiri, berdiri di atas marwah dan kedaulatannya sendiri.

Berbekal hasil Kongresmasyarakat Riau datang menghadap Menteri Dalam Negeri, dengan hasrat mulia, guna memberikan sesuatu yang terbaik bagi "Negeri Melayu" dengan menyampaikan kebulatan tekad untuk membentuk Provinsi Riau. 

Akhirnya, pada tanggal 9 agustus 1957 Presiden Republik Indonesia, Bapak Soekamo di Denpasar Bali menandatangani Undang-Undang Darurat Nomor 19 Tahun 1957, yang kemudian diterbitkan pula Undang Undang Nomor 61 Tahun 1958. 

Alhamdulillah pada tahun ini, PresidenRepublik Indonesia Bapak Joko Widodo pada tanggal 25 Juli 2022, telah menandatangani Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2022 tentang Provinsi Riau, dimana undang-undang tersebut telah disesuaikan dengan perkembangan daerah saat ini.Bapak/lbu, Encik, Tuan dan Puan serta hadirin yang berbahagia.

Benang bukan sembarang benang, Benang emas jalinan tenun, Kenang bukan sekedar kenang; Mengenang sejarah bertahun tahun.Hari ini, kita semua dapat menyaksikan Puncak Peringatan Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau tahun 2022 ini dengan suasana yang semarak, sembari mengenang kembali jalinan sejarah berdirinya Provinsi Riau sarat dengan nilai-nilai moral dipersembahkan secara tulus oleh Tokoh- tokoh Pemuda, Pejuang maupun masyarakat Riau yang telah berjasa mendirikan Provinsi Riau pada masanya.

Almarhum/almarhumah para Pejuang yang telah berjasa dalam perjuangan mendirikan Provinsi Riau, mendapat tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, dan untuk para Pejuang yang masih hidup, semoga selalu diberikan Kesehatan. Aamiin yaa rabbal'alaamiin. 

Sejatinya sejarah selalu menyimpan sukacita tentang kegemilangan, harapan akan mimpi dan cita-cita mulia yang dihadapkan pada kenestapaan. Karena itu, bagi kita yang pada masa ini mampu menjadikan sejarah sebagai cermin, maka kita akan semakin berdaya untuk memberi makna pada negeri ini dengan kemampuan yang kita miliki. Sebagai negeri yang dianugerahi kebudayaan dan sumber daya alam yang berlimpah, maka kesyukuran harus senantiasa diringi dengan perbuatan yang berarti. 

Sehingga Riau bertamaddun dengan Melayunya, dengan segenap kebudayaan dan keberagamannya menuju kemaslahatan bagi masyarakatnya.

Bapak/lbu, Encik, Tuan dan Puan serta hadirin yang kami hormati.

Provinsi Riau menjadi salah satu pusat perekonomian pembangunan di Provinsi Riau telah kita rasakan bersama. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, sebesar 4,88 % pada Triwulan ll tahun 2022. Untuk realisasi investasi, Provinsi Riau berhasil meraih Peringkat ke 5 (lima) Nasional dengan nilai investasi pada tahun 2021 sebesar Rp. 53,02 Triliun. Adapun Untuk tahun 2022, telah ditetapkan terget sebesar 60,46 Pulau Sumatera.

PesatnyaTriliun kepada Provinsi Riau,  Alhamdulillah realisasi Investasi sampai dengan Triwulan 2 (Januari 73,41% dari target 60,46 Triliun dengan nilai realisasi investasi Rp. 44,4 Triliun (peringkat 5 Nasional) dengan serapan tenaga kerja sebanyak 32.385 orang. Keunggulan Provinsi Riau juga dapat dilihat dari Produk Domestik Bruto (PDRB) terbesar kelima di Indonesia, atau terbesar pertama di luar Pulau Jawa dengan kontribusi sebesar 5,22% terhadap PDB Nasional. 

Kemajuan ekonomi ini juga didukung dengan pertumbuhan ekonomi syariah Juni 2022) telah mencapai dan keuangan Syariah di Riau, sejalan dengan perkembangan perubahan Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah.Di samping itu, Indeks Pembangunan Manusia IPM) pada tahun 2021 sebesar 72,94 poin kategori tinggi atau Peringkat ke Tujuh (7) Nasional.

Demikian pula halnya dengan Tingkat Pegangguran Terbuka (TPT) Provinsi Riau sebesar 4,40% (per Februari 2022) lebih rendah dari capaian Nasional sebesar 5,83%. Tingkat Kemiskinan Provinsi Riau juga menurun, yaitu sebesar 6,78% (Maret 2022) dibanding dengan bulan yang sama pada tahun 2021 sebesar 7,12%.Terhadap percepatan penurunan stunting di Provinsi Riau, Pemerintah Provinsi Riau pada tahun 2022 telah mengalokasikan anggaran melalui OPD terkait dan melalui Bantuan Keuangan Khusus sebesar 20 Juta Rupiah pada setiap desa se- Provinsi Riau. 

Kami Juga telah mengalokasikan dana Posyandu sebesar 8 Juta Rupiah di setiap Desa di Riau, serta pengalokasian dana untuk pelatihan kewirausahaan bagi pemuda pemudi yang ada  Desa sebesar 8 Juta Rupiah untuk membangun semangat kewirausahaan di kalangan pemuda.Sebagai bentuk upaya kita dalam mencetak penghafal Alqur'an di Bumi Melayu Riau yang kitacintai ini, maka melalui Bantuan Keuangan Khusus kepada mengalokasikan anggaran sebesar 12 Juta Rupiah untuk Guru Tahfiz dan dana pendukung operasional pelaksanaan Tahfiz sebesar 5 Juta Rupiah per Desa se Provinsi Riau. 

Perkembangan ditentukan kemajuan Desa. Sebelum adanya program Bantuan Keuangan Khusus kepada Desa, jumlah Desa Mandiri di Provinsi Riau tahun 2019 hanya sebanyak 10 Desa, Desa maju sebanyak 163 Desa, Desa berkembang sebanyak 951 Desa, Desa tertinggal sebanyak 422 Desa dan Desa sangat tertinggal 45 Desa.

 Alhamdulillah sejak tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 setelah adanya program Bantuan Keuangan khusus kepada Desa, jurnlah Desa Mandiri sebanyak 159, desa maju sebanyak kemajuan Provinsi Riau 517 Desa, desa berkembang sebanyak 805, Desa tertinggal menurun menjadi sebanyak 87 Desa dan Desa sangat tertinggal menurun menjadi 24 Desa.

Perkembangan kemajuan desa tersebut, dapat tercapai atas sinergi dan kolaborasi yang baik di antara kita semua. Maka dari itu, pada Hari Jadi ke- 65 Provinsi Riau ini, mari kita satukan gerak langkah, bersatu padu dalam mencapai tujuan Riau yang lebih baik. Kita menyadari bahwa sebanyak yang telah kita capai, masih banyak harapan dan karya yang harus kita perjuangkan, demi kemajuan Provinsi Riau di masa depan.

Penanganan Covid-19 Alhamdulilah,  Provinsi Riau cukup terkendali hingga saat ini. Akan tetapi, untuk vaksinasi tahap ke-tiga (booster) masih perlu ditingkatkan kesehatan di masyarakat juga harus menjadi perhatian kita bersama. Terkait penanganan dan pencegahan Karhutla, pada dua tahun terakhir ini menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Dimana pada tahun 2020 luas Karhutla di Provinsi Riau mencapai 1.603,95 Ha.

Sedangkan pada tanun 2021 luas Karhutla sebesar 1.456,52 Ha, atau Terjadi penurunan hingga 9,19%. Luasan Karhuta Kembali menurun pada bulan Juli 2022 ini, sebesar 1.043, 35 Ha.Untuk itu, pada kesempatan ini, izinkanlah kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kerjasama dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Riau, DPRD Riau,
Bupati/Walikota serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, Kepala Perangkat Daerah, BUMNIBUMD/Perusahaan Kepala Instansi Swasta, Vertikal, PerguruanTinggi, Ulama/Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Paguyuban, Tokoh Wanita dan Pemuda, LSM, Insan Pers, Mahasiswa, komponen bekerjasama, bahu-membahu dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Riau demi meningkatkan kesejahteraan rakyat menuju Riau yang lebih baik dan maju sebagaimana yang kita harapkan.seluruh telah serta masyarakat Riau yang Bila hidup tidak bersatu Di sanalah tempat tumbuhnya seteru. 

Bila masyarakat tidak bersatu Banyak sengketa bertambah seteru,  Bila hidup berpecah belah Dangsa yang kuat menjadi leman akhirnya, kepada kita semua yang hadir pada upacara hari ini, dan kepada segenap masyarakat Riau, kami ucapkan Selamat Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau. Momentum Hari Jadi Provinsi Riau ini, membangun negeri menuju Riau lebih baik, dan Indonesia maju.

Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, kiranya dapat menjadi perhatian kita bersama.Dara menyusun tenun dan tekat, Warisan negeri, resam budaya, Semangat Riau Unggul, kita maklumat; Masyarakat maju, negeri jadi berjaya.

Apel HUT Provinsi Riau ke 65 tahun turut dihadiri Upika Sentajo Raya, Kua Sentajo Raya, Ketua PGRI dan anggota, Kowil Pendidikan, Ketua TP PKK, Ketua dan anggota Puskesmas Sentajo Raya, Tenaga Pengajar, Para Kedes dan BPD, pelajar dan para Kukerta UNRI, UIN Suska Riau dan Uniks Kuantan Singingi. (*14). 
TERKAIT